Story cover for PAMRIH by AsizahNT
PAMRIH
  • WpView
    LECTURES 3,216
  • WpVote
    Votes 317
  • WpPart
    Chapitres 21
  • WpView
    LECTURES 3,216
  • WpVote
    Votes 317
  • WpPart
    Chapitres 21
En cours d'écriture, Publié initialement juin 23, 2020
Dza mendapati kebetulan-kebetulan yang tidak ada habisnya, tentang Angkasa yang bisa membaca setiap langkahnya. Menawarkannya dunia yang tidak pernah ia sangka sebelumnya. Memberikannya 3 buku mantra sebagai langkah awal agar dia bisa bahagia. Ini bukan tentang magis dan perapalnya. Ini hanya tentang laki-laki yang berusaha mengembalikan ruang bahagia yang dia dapati sebelumnya. Sayangnya, dia tumbuh dari rahasia-rahasia sehingga untuk menebaknya kau harus jadi rahasia itu sendiri. Dan Dza adalah rahasia yang sudah dia tahu jawabannya.

"Aku terlalu bodoh jika mengiramu sebuah kebetulan, Sa. Karena kau tak pernah cukup untuk hanya menjadi ilusi pada hari-hari yang terus kupikirkan akhirnya. Apa kau akan benar-benar menemaniku seperti angkasa yang kau janjikan atau kau ingin memberi arti lain tentang angkasa yang meninggalkan buminya." Tyszah Dzafina




Published: 24 June 2020
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter PAMRIH à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#499angkasa
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Rainangkasa #2 [END], écrit par AmandaPutri685
38 chapitres Terminé
Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?
Langit Yang Merenggut Cinta , écrit par Lautan_Ku
22 chapitres Terminé
LANGIT YANG MERENGGUT CINTA --- Deskripsi: Apa jadinya kalau cewek paling tengil di sekolah harus berurusan sama cowok paling dingin yang susah ditebak? Zea Adara-bar-bar, selengean, dan punya nyali lebih gede dari logikanya. Bagi dia, hidup itu cuma ada dua pilihan: gas atau rem. Dan sejauh ini? Dia selalu milih gas. Arkana Dirgantara-cowok yang lebih sering diem daripada ngomong, tapi auranya bikin semua orang segan. Ketua OSIS perfeksionis yang nggak pernah ketahuan marah. Atau... mungkin dia cuma jago nyembunyiin emosinya? Dunia mereka nggak pernah bersinggungan-sampai suatu malam, Zea nggak sengaja nyerempet motor Arkana pas lagi balapan liar. Alih-alih panik, Zea malah nyengir, "Nggak mati, kan? Yaudah, selow aja." Arkana cuma menatapnya datar. "Gue nggak peduli lu siapa. Tapi lain kali, jangan sampai gue harus turun tangan." Dan ternyata, 'lain kali' itu datang lebih cepat dari yang mereka kira. Ketika taruhan bodoh bikin Zea terjebak dalam proyek sekolah yang dipimpin Arkana, keduanya terpaksa sering ketemu. Zea yang hobi bikin onar, Arkana yang suka aturan-kayak api ketemu es. Tapi semakin lama mereka bentrok, semakin Zea sadar... ada sesuatu di balik tatapan kosong Arkana. Sebuah rahasia yang cowok itu sembunyikan rapat-rapat. Dan saat semuanya mulai terungkap, Zea cuma punya satu pertanyaan: "Apa gue siap menghadapi sisi lain Arkana yang selama ini dia tutupin?" --- ❗️WARNING: Enemies to lovers (tapi Zea lebih kayak 'musuh sendiri' karena hobi bikin masalah) Slow burn (Arkana bukan tipe cowok yang gampang luluh) Banyak momen absurd dan perang urat saraf Ada sisi dark dan misteri di balik karakter Arkana Kalau lo suka kisah dengan bentrokan dua dunia yang nggak mungkin nyatu, "Langit Yang Merenggut Cinta" bakal bikin lo ketagihan. Siap masuk ke dalam permainan mereka? 🔥 Let the chaos begin! 🔥
Cross the Line (𝐁𝐞 𝐘𝐨𝐮𝐫 𝐌𝐨𝐧𝐬𝐭𝐞𝐫) , écrit par semestaeisa
47 chapitres Terminé
Dia Angkasa Dewangkara, yang semua orang kenal sebagai manusia tanpa belas kasih. Seperti namanya, Angkasa tumbuh bersama rasa percaya diri setinggi langit, berkuasa atas banyak hal, dan tentunya bersahabat dengan angkara yang selalu menyelimutinya. Angkasa tidak mengenal apa itu hati nurani, apalagi kasih dan cinta. Sejauh ini, dia tidak tertarik untuk mengenal berbagai macam perasaan itu lagi. Yang sekarang ini Angkasa tahu, dia datang untuk membawa derita bagi orang-orang yang meragukan dirinya. Angkasa tidak menggantungkan diri pada orang lain, tetapi Angkasa membuat orang lain bergantung padanya. Angkasa tidak pernah menjadi mangsa, karena dia adalah pemangsa. Saat Angkasa sudah menetapkan targetnya, tidak ada seorangpun yang bisa melepaskannya dari Angkasa. Sebuah pengkhianatan membawa Angkasa pada kematiannya, yang berujung membuat jiwa Angkasa masuk ke dalam tubuh seorang karakter figuran novel. Seseorang yang semua orang kenal dengan nama Gardan Angkas Stara, karakter yang akan mati pada bab keempat novel, tubuh itulah yang Angkasa masuki. Namun bagaimana jadinya jika seorang remaja tanpa sengaja menarik perhatiannya, hingga membuat Angkasa, sang manusia penuh angkara bersedia untuk melunakkan hatinya? Akankah Angkasa berubah? Atau malah malah merubah orang itu agar menjadi sama dengannya? "Kenapa harus dia, Angkasa?" "Karena cuma dia yang gue mau." Ingat, tidak ada aturan yang tidak bisa dia rubah dan tidak ada batas yang tidak bisa dia langgar, termasuk seluruh aturan dan batas yang Angkasa ciptakan sendiri.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Rainangkasa #2 [END] cover
Bintang [end] cover
Langit Yang Merenggut Cinta  cover
BULLSHIT [REVISI] cover
Cross the Line (𝐁𝐞 𝐘𝐨𝐮𝐫 𝐌𝐨𝐧𝐬𝐭𝐞𝐫)  cover
PROSA "Proyeksi Rasa" [END] cover
[SS1] _ HEY BOY, LOVE ME! - COMPLETED cover
BULAN [END] cover
Winter in Life cover
Angkasa Zeavarra  cover

Rainangkasa #2 [END]

38 chapitres Terminé

Hujan memang diciptakan untuk dijatuhkan. Semau dan semampu apapun hujan bertahan, tetap saja jatuh ialah keharusan. Semesta tak kenal kasih. Semesta tak pernah memilih. Jika sebuah hati berpaling, itu bukan salah semesta. Jika pada akhirnya harus mengenal perpisahan, itu juga bukan salah semesta. Salah seseorang yang tak bisa menjaga, salah seseorang yang hanya memberi kecewa. Hujan tak pernah menuntut perlakuan istimewa, namun bukan berarti dirinya diabaikan. ***** "Sa, aku cuma bantu kamu buat bebas. Biar kamu gak lagi sembunyi-sembunyi jalan sama cewek mana pun. Ini satu-satunya cara yang terbaik buat aku dan juga kamu." "Ra... " suara Angkasa berubah parau. Gerimis yang jatuh seakan menusuk seluruh tubuh Angkasa membuatnya merasa kesakitan, terutama hatinya. Namun di sini bukan hanya Angkasa yang merasa sakit, tapi Raina juga. Perempuan itu jauh lebih sakit. "Gue janji, Ra. Gue janji bakal berubah. Kasih gue satu kesempatan lagi." pintanya. Raina menggeleng seraya menarik lengannya. Kemudian, ia beranjak bangun. Disusul oleh Angkasa. Kini keduanya saling berhadapan dengan keadaan basah kuyup. "Aku harap suatu saat kamu temuin perempuan yang bisa bikin kamu bahagia, Sa." ***** Hubungan mereka berada di ambang perpisahan ketika perlahan-perlahan seseorang mengusik hati masing-masing. Ketika kisahnya tak lagi tentang dua orang yang jatuh cinta, tapi tentang dua orang yang sama-sama terluka, sama-sama mencoba bertahan, dan sama-sama melepaskan. Hujan sudah cukup sabar selama ini. Lantas, apakah masih ada kesempatan untuk merekatkan kembali yang retak? Mengembalikan kepercayaan yang dipatahkan?