The Forgetten Me

The Forgetten Me

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 19, 2021
Sebuah cerita cinta antara sahabat. Mereka bernama Ansya, Fisya, killa mereka memperebutkan seorang lelaki yang lumayan tampan sih. tetapi orangnya gak pekaan. Yaitu farkhan panggilannya. Seorang cowok yang sangat baik sekali kepada siapa saja. Suatu hari kemudian mereka bertiga, yaitu killa sangat tidak enak sekali dengan saudara sepupu farkhan, tetapi ia juga mrnaruh hati kepada saudaranya dulu. tetapi sekarang udah tidak lagi. Mereka saling menghargai satu sama lain. Meskipun semua suka sama dia. Ada seseorang kakak nya killa sangat melarang killa untuk berhubungan dengan dia. Karena ia menyimpan suatu rahasia besar yang tidak di ketauhi killa. Kak Rafa sangat panik jika, farkhan mendekati killa saat di sekolah. Pada suatu masa mereka di satukan dan akur kembali. Salam hangat penulis, @sitiluatulkhoiriyah
All Rights Reserved
#54
luluk
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantas (END)
  • About Azkara
  • Without Female Friends✅
  • LANGIT BIRU
  • Dear Baskara [End]
  • ANLETTA (On Going)
  • Naura & Lukanya
  • INDIRAKSA
  • The Odds #2 (Septiani Pratiwi) ✔

PERINGATAN ⚠️ Dibeberapa part terdapat adegan kekerasan dan kata-kata kasar! ------------------------- Navisha Aqila Anastasia, gadis berambut sebahu berusia 17 tahun, adalah siswi cerdas yang selalu menjadi kebanggaan sekolahnya. Memasuki awal kelas 12, ia dipertemukan dengan Arzan Nauval Abraham, siswa yang harus mengulang tahun terakhirnya. Awalnya, mereka hanyalah dua orang asing yang kebetulan duduk di bangku yang sama. Namun, waktu demi waktu menghapus jarak di antara mereka, mengubah pertemuan biasa menjadi kisah yang tumbuh di sela tawa dan diam-diam yang saling mengerti. Hingga suatu hari, ada satu hal yang menyangkut orang tua mereka yang memaksa mereka untuk menjaga jarak, seolah perasaan yang sudah terlanjur tumbuh harus dibekukan begitu saja. Haruskah mereka menyerah pada ego orang tua mereka? Atau justru melawan demi kebahagiaan yang mereka yakini? ~~~ "Terima kasih, karena pernah menjadi rumah, meski bukan yang terakhir."

More details
WpActionLinkContent Guidelines