Salsa, Tarian Perasaan

Salsa, Tarian Perasaan

  • WpView
    Reads 346
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Fri, Nov 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Hubungan tarik ulur yang dirasakan oleh Lara membuatnya merasa bahwa Raza tak pernah memperhatikannya, bahkan semua kebaikannya itu hanyalah kebaikan yang tentu akan ia berikan kepada semua orang yang ia temui, bukan hanya pada Lara. Perasaan yang tak menyenangkan namun masih nikmat untuk dikenang itu diibaratkan dengan sebuah tarian Salsa. Ketika kamu maju, dia akan mundur, ketika kamu ke kiri, dia akan ke kanan, dan begitulah sebaliknya. Sulit untuk dipahami akan bertemu di titik mana atau bahkan tak akan pernah bertemu di satu titik yang sama. Bisakan kalian membantunya?
All Rights Reserved
#12
tarikulur
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shivviness[END]
  • Dear Nata (Selesai)
  • ALKATRIX [COMPLETED]
  • TIEMPO (revisi)
  • AURORA
  • Adara (TAMAT)
  • L A R A (Falling and Love) ✔
  • My Boyfriend is a Ghost
  • Sangsaka

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..

More details
WpActionLinkContent Guidelines