Mahasiswa Simalakama

Mahasiswa Simalakama

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 23, 2020
Erik seorang Aktivis kampus yang kecanduan diskusi, menurutnya dengan diskusi ilmunya bertambah. Dan proses penyaringan sebuah teori dan pengalaman adanya di Diskusi. Bukan sekedar membandingkan tapi tentang bagaimana memberi penjelasan yang memuaskan kepada lawan bicara kita dengan artikulasi yang tepat dan baik. menurut Erick, menjadi mahasiswa lembaga lebih hidup dari pada menjadi mahasiswa biasa. Karena itu juga, Erick suka bermalas malasan dengan kuliahnya, alhasil erik mengulang matkul sampai ipk nya pun turun drastis dari sebelum dan sesudah mengikuti organisasi. Ini adalah cerita erick, berjuang melawan kemalasannya semasa kuliah. Dan perjuangan menyeimbangkan antara lembaga dan akademiknya. Erick adalah seorang yang ambisius, moodnya ga bisa di tebak, ngeselin, ga good boy juga bukan fucek boy, tapi orang lain suka dibikin nyaman sama obrolanya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIKA & ADRA
  • LOVE OF LEADERSHIP
  • Diary Of Dan - Bagian Dua
  • Dasar Dosen Gila || END
  • Dialektiva
  • SCRIPTSHIT (TAMAT)
  • ALRICK [TAMAT-TELAH TERBIT]
  • Tameng Gelar Sang Professor
  • Show Me How Love Chemically Works
  • Love You Bu Dosen

menceritakan dua remaja yang memiliki latar belakang ekonomi yang berbeda Dika adalah seorang mahasiswa di universitas yang cukup terkenal di Jakarta iya anak yang berprestasi dan juga gemar mengikuti aktivitas sosial dan ekstrakurikuler di sekolahnya sedangkan Adara hanya seorang mahasiswa baru yang mengikuti studi di kampus yang sama seperti Dika melalui beasiswa ekonomi keluarga adalah yang begitu berbeda dengan keluarga Dika membuat Adara menjadi enggan untuk menjalin sebuah hubungan dengan seseorang karena latar belakangnya sebagai seorang mahasiswa yang hanya bergelar beasiswa kayaknya seorang siswa adalah seorang anak berprestasi yang mempunyai nilai tertinggi dan nilai prestasi yang cukup bagus maka dari itu ia mendapatkan pikiran siswa di universitas tersebut walaupun begitu ia begitu sangat sulit untuk bergaul dan beradaptasi sampai-sampai ia tidak mempunyai teman dekat sama sekali berbeda dengan Dika yang sangat gampang berbaur dan beradaptasi dengan teman-temannya sekolah di universitas yang cukup tinggi membuatnya harus beradaptasi begitu cepat dengan lingkungan dan suasana di universitas tersebut walaupun terkadang di terbilang cukup bandel dan kurang mengamati lingkungan dan pergaulan yang ia ikuti

More details
WpActionLinkContent Guidelines