PERFECT BOY [21+] END

PERFECT BOY [21+] END

  • WpView
    LECTURAS 1,189,845
  • WpVote
    Votos 13,012
  • WpPart
    Partes 11
WpMetadataReadContenido adultoConcluida jue, feb 2, 2023
WpInfo
Ficción
Romance
⚠️WARNING!! 🔞Cerita ini mengandung konten dewasa dan bahasa kasar, harap bijak dalam memilih bacaan yang sesuai usia ❗❗ ❤︎❤︎❤︎ Tampan, tinggi dan kaya tidak menjadikanmu perfect. Karena sempurna itu ketika kamu dapat mencintai tanpa melukai, dapat berbagi dan saling melengkapi. Cantik, arogan dan berhati dingin, mampu mendefinisikan karaktermu. Angkuh bukan masalahku untuk menjauh. Sombong, bukan masalahku untuk tidak bisa merubah mu. Jatuh cinta kepadamu, adalah tantangan untukku. Perfect boy. ❤︎❤︎❤︎ Lope sekebon.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Meniduri Wanita Lain [END]
  • [End] Behind The Wedding
  • Mission Fails
  • Catch You
  • The Ugly Duckling
  • My Ex Step Bro

Peringatan: Rate: 21+ Harap bijak dalam memilih bacaan. "Aaah ...." Sebuah desahan lolos dari bibir seorang wanita ketika seorang pria kini sedang mencumbu mesra dirinya. Wanita yang sedang duduk di atas pangkuan pria itu terus mendesah nikmat dengan mulut yang terbuka ketika pria itu tengah mencumbu bagian lehernya. "Ah ... Terus!" desahnya bahkan sebelum pria itu memasukkan miliknya. "Sepertinya kita butuh kamar, honey," bisik sang pria dengan suara serak dan beratnya, benar-benar sangat sexy sekaligus menggairahkan, membuat si wanita bergidik merasakan aura sang pria. ***** Manora James, seorang wanita yang sangat mencintai Aldrich Hamilton, yang tak lain merupakan kekasihnya sejak bangku perguruan tinggi. Keduanya memilih menikah ketika Aldrich memiliki pekerjaan tetap di perusahaan milik keluarganya. Namun, semakin hari sesak semakin menyelimuti hatinya. Bagaimana tidak, Aldrich yang dulunya sangat perhatian dan sangat mencintainya kini berubah menjadi dingin dan tak tersentuh olehnya. Jangan lupakan kebiasaan pria itu yang kini lebih senang menghabiskan waktu di luar dengan para wanita bayaran. Perlahan Manora mulai bertanya, apa dirinya harus bertahan di tengah dinginnya pernikahan mereka atau memilih pergi dan melupakan segala sakit yang membelenggunya. Manora dilema, antara bertahan dan pergi, apa yang harus ia pilih?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido