Pain Art

Pain Art

  • WpView
    MGA BUMASA 21
  • WpVote
    Mga Boto 8
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Wed, Jun 24, 2020
WpInfo
NON-FICTION
Title : Pain Art Genre : Mystery, Drama Update : Jessamine adalah putri tunggal seorang konglomerat. Namun, dia harus kehilangan semua orang yang dia cintai saat berusia sepuluh tahun. Pembantaian semua anggota keluarga Klaes oleh para perampok membuatnya harus hidup sendiri. "Kalian merenggut keluargaku, aku juga akan merenggut keluarga kalian." Ucap seseorang
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Your Home [COMPLETE]
  • Alana | Treasure
  • SPORADIS
  • Kemana Arah Pulang?
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Beri aku kesempatan sekali saja
  • Bayang-Bayang Kehormatan || MiTzu  [END]

"I miss the old you, about home." ____ Mereka selalu berkata tidak ada tempat yang jauh lebih baik dibandingkan rumah, hanya berada di rumah kamu bisa menjadi dirimu yang sesungguhnya tanpa harus mengenakan topeng yang begitu banyak. Namun tidak bagi seorang Radin Anggana. Murid baru dengan pandangan teduhnya yang selalu saja berkutat dengan perasaan dan pikirannya. Rumah baginya bukanlah tempat yang menyenangkan, melainkan suatu tempat yang selalu menyimpan memori menyakitkan. Ya, hingga dirinya dipertemukan dengan tiga orang di dalam hidupnya. Seorang gadis dengan sayatan di lengannya, lalu laki-laki yang selalu menatapnya sinis, dan laki-laki yang tidak bisa hidup sendiri. ____ "Gue pengen pulang dalam artian yang sesungguhnya, bukan seperti ini." -Radin Anggana- "Pulang ke rumah bagi gue itu adalah hal paling mengerikan, sama seperti halnya hidup dalam kesendirian dan kegelapan." -Dhei Pradipta- "Jika orang yang kesepian dikumpul menjadi satu, apa mungkin mereka tidak lagi merasa kesepian?" -Dimas Rayana- "Kalianlah alasanku untuk pulang. Seandainya suatu hari nanti kita pergi dan tidak saling bertemu satu sama lain lagi, setidaknya aku tidak akan pernah menyesal pernah mengukir kenangan itu di dalam memori" -Rein Yashiaka- _____ #928 fiksi remaja (01.03.20) #783 fiksi remaja (06.05.20)

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman