Obscurité {END}

Obscurité {END}

  • WpView
    Leituras 39
  • WpVote
    Votos 22
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadConcluída qua, jun 24, 2020
WpInfo
Fanfic
Fanfiction
Todos os Direitos Reservados
#389
tragedy
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Journey
  • Obsession Overdose
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • I'm Not Just a Figuran
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • PAMENGKU | NOMIN
  • SAIRISH
  • Possessive Male Lead

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo