Story cover for Destiny by seconddddd
Destiny
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
  • WpView
    Reads 57
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 2
Ongoing, First published Jun 24, 2020
Semua yang terjadi di dunia ini tak ada yang hanya kebetulan semuanya memang di pertemukan dan itu semua karena takdir, begitu juga dengan aku dan kamu, dulu memang sempat berfikir ini hanya kebetulan tapi itu tak berlangsung lama karena berfikir mana ada kebetulan yang berkepanjangan, ini adalah takdir. Takdir yang mempertemukan Kita.

"Gue Naisa!" Ucap gadis itu santai.

"Hai, Gue Adifa atau Afa biar lebih akrab!" Ucap perempuan di samping Naisa, tak lupa dengan senyum di wajahnya.

"Gue Acha, Raissa Mahardhika!" sambung gadis itu dengan senyum manisnya.

Inilah awal takdir, semoga kalian menjadi saksi takdir untuk kita.
All Rights Reserved
Sign up to add Destiny to your library and receive updates
or
#4ozy
Content Guidelines
You may also like
Badgirl Masuk Pesantren (END) by nurulstyansh
51 parts Complete
[Republish-Revisi] Alisya Azzahra Maudy Ayundari. Bayangkan jika seorang Badgirl masuk Pesantren? Sifatnya yang tomboy, jarang betah berada di rumah, dan sering kali mengikuti balapan dengan teman-temannya. Hingga kedua orang tuanya memutuskan sang anak untuk pindah ke sebuah Pondok Pesantren milik sahabatnya. "Papa... Alisya nggak mau masuk Pondok Pesantren! Alisya janji pasti bakal berubah paah... papa... " "Ini semua demi kebaikan kamu juga Alisya dan maaf untuk hal ini mama sangat setuju dengan keputusan papa." "Pokoknya Alisya nggak mau! TITIK!! Mama Alisya nggak mau. Mama jangan tinggalin Alisya!! Mama dengerin Alisya dulu... Ck, ish!" Dan keputusan pun telah dibuat dan tidak bisa diganggu gugat. Mau tidak mau Alisya harus menuruti permintaan kedua orang tuanya. Hingga saat Alisya tinggal di Pondok Pesantren ia bertemu dengan seorang lelaki yang ia juluki sebagai pengganggu hari-harinya. Lalu apakah sikap Badgirl nya akan berubah jika sudah tinggal di Pesantren? Dan siapakah sosok lelaki yang dimaksud olehnya? *** Muhammad Ali Yusuf Alfaidzhan Ali. Yup itu adalah nama yang sering disapa dan dikenal dikalangan Pondok Pesantren. Ali sangatlah populer dikalangan para santri dan wati di Pesantren tersebut. Dikarenakan Ali adalah sosok laki-laki yang sangat ramah, baik, dan yang lebih memesona lagi adalah akhlak dan ketampanannya. Ali selalu menampilkan senyumannya kepada siapapun dan bersikap ramah kepada siapapun. Namun ternyata dibalik senyumannya itu, Ali tidaklah nyata tersenyum bahagia. Melainkan Ali adalah sosok yang rapuh dibalik senyumannya. Ali mampu menampung kesedihan yang mendalam dan sebisa mungkin Ali menyembunyikan dalam diamnya meski sering kali Ali menangis di dalam bilik kamar seorang diri. Lalu apakah alasan Ali bersedih dan sering kali menangis? ___ Penulisan masih jauh dari kata sempurna. Mohon diingatkan apabila ada kesalahan. Selamat membaca ❤️ Cerita Oleh Nurulstyansh #fiksi-islami
Kamu Takdirku (Sudah Terbit) by Liaputt
31 parts Complete
[Sebagian Part di hapus untuk kepentingan penerbitan] [SELESAI] [Belum di Revisi] "Kamu adalah takdir yang Allah tulis didalam Lauhul Mahfudz ku." *** Salma Athaya Khairunnisa, seorang Santri sekaligus Putri bungsu Kiai Bahar, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren tempatnya mondok saat ini. Meskipun menyandang status sebagai seorang 'Ning', nyatanya Salma sama seperti santri pada umumnya. Ia hanya seorang gadis yang berusaha menggapai mimpinya, salah satunya adalah menjadi seorang penulis. Di sisi lain, Salma juga mencintai salah satu Santri putra di Pesantrennya. Rafan Ghiffari Abdullah, seorang Santri yang di juluki 'Kang Santri Idaman' di Pesantren karena selain memiliki wajah yang tampan, Rafan juga terkenal karena kepintarannya. Namun Cinta tersebut hanya sebatas Cinta dalam diam yang tak terbalas. Sampai di suatu ketika, Salma merasakan sakitnya mencintai dalam diam membuat ia menyatakan dirinya berhenti untuk mencintai dan mengagumi Rafan. Bersamaan dengan itu, ia berkenalan dengan sosok 'Akhi berpeci' yang merupakan pembaca setianya. Lambat hari, Salma kian mengenalnya hingga ia sempat terpaku pada sosoknya padahal Salma belum pernah bertemu dengannya apalagi menatap wajahnya. Di kehidupan nyatanya, ia justru di pertemukan dengan Sya'ban, Muhammad Nurus Sya'ban, seorang Vokalis Hadroh yang tengah naik daun. Pertemuannya dengan Sya'ban terbilang amat sangat singkat, namun pertemuan itu justru memberikan kesan yang beda bagi Sya'ban hingga Salma menerima surat dari Sya'ban yang berisi: "Pertama yang selama ini saya cari, akhirnya telah saya temukan." Apa maksud isi dari surat yang Sya'ban berikan? Lantas, siapakah diantaranya yang menjadi takdir Cinta Salma yang sebenarnya? Apakah sosok 'Akhi berpeci'? Atau mungkin sosok 'Sya'ban'? Apakah mungkin....? Baca selengkapnya di cerita KAMU TAKDIRKU, Mengulik kisah Salma Dalam melalui kehidupan sesuai takdirnya.
You may also like
Slide 1 of 10
Takdir Cinta Aisyah cover
Badgirl Masuk Pesantren (END) cover
Bertemu Kembali cover
Uhibbuka Fillah Gus [END] cover
ASTAGHFIRULLAH, GUS AFZAL!  cover
Tabassam - Amila_naira cover
Diantara 2 Bidadari Surga [ On Going ] cover
Cinta Terakhir Anisa cover
TAKDIR (Menemukan Kita Lagi) cover
Kamu Takdirku (Sudah Terbit) cover

Takdir Cinta Aisyah

29 parts Ongoing

Takdir seorang gadis cantik yang ingin masuk pesantren tetapi, keluarganya tidak mendukung karna masalah ekonomi, Yah, gadis itu bernama NUR AISYAH AQILAH biasa di panggil AISYAH, umurnya baru menginjak 16 tahun, dia sangat ingin melanjutkan sekolahnya di pesantren tetapi ekonomi keluarganya kurang mendukung Tetapi takdir berkata lain.... ketika dia sedang rekreasi di kota Makassar, dia tidak sengaja melihat seorang perempuan paruh baya yang menyebrangi jalan, dan tidak melihat mobil yang sedang melintas ke arahnyaa..... DANNNN Tinnnnn Tinnnnn "TANTE AWASS" Aisyah berlari dan langsung menarik perempuan tersebut hingga mereka terjatuh di pinggir jalanan "ALLAHUAKBAR" "hampir aja" ucap aisya dalam hati, dan dia pun menghampiri perempuan tersebut "Astagfirullah Astagfirullah Astagfirullah" ucap perempuan paruh baya tersebut beristighfar "Tente nggak apa apa" ucap Aisyah khawatir wanita paruh baya itupun menatap Aisyah dan langsung memeluknya "Terimakasih nak, Terimakasih banyak telah menolong saya" ucapnya "sama sama tente, udah seharusnya sesama manusia harus saling menolong, dan ini juga berkat Allah yang menolong tante, saya cuman melaksanakan perintahnya" ucap Aisyah yang mengusap pundak wanita itu "UMMIII" kedua wanita tersebut menoleh ke arah suara itu...