Liontin Melati

Liontin Melati

  • WpView
    MGA BUMASA 101
  • WpVote
    Mga Boto 22
  • WpPart
    Mga Parte 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Thu, Jul 9, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dia adalah Melati. Dia hanya gadis remaja biasa berusia 16 tahun. Ia bersekolah, belajar, dan bermain seperti remaja pada umumnya. Namun, kehidupannya berubah setelah ia dan Anna menemukan sebuah buku tebal yang sangat tua dan usang di gudang ruang OSIS. Buku itu bukan buku biasa. Buku itu berisi daftar hewan dan tumbuhan yang unik. Bukan hanya itu, buku setebal dua kamus yang ditumpuk itu adalah sebuah portal cahaya dan kunci untuk mengalahkan kekuatan jahat. Bersama dengan 4 sahabatnya, Anna, Reina, Maulana dan Andre. Mereka berpetualang ke berbagai tempat dan mengetahui banyak rahasia. Termasuk rahasia besar kedua orang tuanya dan kekuatan terpendam yang ada dalam dirinya. Disana, ia juga menemukan jati dirinya dan memahami apa arti dari persahabatan.
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Harmoni Ombak Dan Lensa [LENGKAP]
  • Garis Keras - SQueensl (On Going)
  • Lingkaran Kos Ong [END]
  • Lightshadow
  • STORY OF MELATI (end)
  • Garis Singgung Dua Dimensi (END SEASON)
  • Cinta Di Balik Jas Almamater

Aruna Elina, seorang gadis remaja berusia 17 tahun, selalu menemukan ketenangan di pantai-tempat ia merasa bebas dari bayang-bayang penyakit jantung bawaan yang selama ini membatasi langkahnya. Dengan kamera di tangannya, Aruna menangkap setiap momen: senja yang hangat, jejak ombak di pasir, dan burung camar yang terbang bebas. Bagi Aruna, setiap jepretan adalah cara untuk mengabadikan keindahan dunia yang mungkin tidak selamanya bisa ia nikmati. Suatu hari, di salah satu perjalanan ke pantai favoritnya, ia bertemu dengan Aksa, seorang pemuda pendiam yang gemar melukis pemandangan laut. Aksa, yang awalnya terlihat dingin dan misterius, perlahan mulai membuka diri kepada Aruna. Lewat percakapan mereka, Aksa mengungkapkan bahwa ia pernah kehilangan adiknya yang memiliki kondisi serupa dengan Aruna. Dalam waktu singkat, keduanya saling memahami dan menemukan kedamaian dalam kehadiran satu sama lain. Namun, kondisi Aruna semakin memburuk, dan harapan untuk menjalani operasi transplantasi jantung semakin kecil. Meskipun begitu, Aruna tidak ingin menyerah pada rasa takut. Bersama Aksa, ia membuat daftar impian sederhana yang ingin diwujudkan-dari menyaksikan matahari terbit di puncak bukit hingga menggelar pameran foto bertema "Hidup dari Mata Seorang Pengamat." Dalam perjuangannya, Aruna belajar bahwa hidup bukan tentang berapa lama kita memilikinya, tetapi bagaimana kita mengisinya. Di tengah senja terakhir yang ia abadikan, Aruna menemukan arti cinta, keindahan, dan keberanian yang lebih besar dari semua keterbatasannya.

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman