Liontin Melati

Liontin Melati

  • WpView
    Reads 101
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 9, 2020
WpInfo
Fiction
Fantasy
Dia adalah Melati. Dia hanya gadis remaja biasa berusia 16 tahun. Ia bersekolah, belajar, dan bermain seperti remaja pada umumnya. Namun, kehidupannya berubah setelah ia dan Anna menemukan sebuah buku tebal yang sangat tua dan usang di gudang ruang OSIS. Buku itu bukan buku biasa. Buku itu berisi daftar hewan dan tumbuhan yang unik. Bukan hanya itu, buku setebal dua kamus yang ditumpuk itu adalah sebuah portal cahaya dan kunci untuk mengalahkan kekuatan jahat. Bersama dengan 4 sahabatnya, Anna, Reina, Maulana dan Andre. Mereka berpetualang ke berbagai tempat dan mengetahui banyak rahasia. Termasuk rahasia besar kedua orang tuanya dan kekuatan terpendam yang ada dalam dirinya. Disana, ia juga menemukan jati dirinya dan memahami apa arti dari persahabatan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lightshadow
  • STORY OF MELATI (end)
  • Garis Singgung Dua Dimensi (END SEASON)
  • Princess of Rainbow Element [Repost]
  • Lingkaran Kos Ong [END]
  • RAYNALA
  • Cinta Di Balik Jas Almamater
  • Cemoro Geni [TAMAT]

{PLAGIAT DILARANG MENDEKAT} Cerita ini murni hasil dari pemikiran dan ide author. Warning typo bertebaran!! . . . Di kekaisaran Melatonandia, ada sebuah legenda tentang Hutan Kabut dimana terdapat sebuah pohon besar yang tumbuh subur didalamnya. Konon siapa saja yang berhasil menemukan pohon tersebut maka seluruh keinginannya akan terkabul, dan jika tidak mereka tidak akan bisa kembali. "Pohon apa yang dimaksud itu?" "Tidak ada yang mengetahuinya." "Mengapa? Bukankah seharusnya ada seseorang yang berhasil keluar dari sana?" "Hanya satu orang yang berhasil lolos dari tempat tersebut, Yang mulia kaisar. Tetapi beliau menolak untuk mengatakan apapun yang berkaitan dengan hutan tersebut." Sienna Blair yang merasa putus asa mulai berharap dengan keajaiban yang akan datang padanya. Namun bukannya menunggu, dia dengan berani mulai pergi ke tempat terkutuk itu untuk meminta sebuah permohonan. "Semuanya keliru, tidak ada yang salah dengan hutan ini!" "Padahal baru kemarin kau memohon dengan sungguh-sungguh padaku." "Aku tidak sudi meminta pertolongan pada iblis terkutuk sepertimu!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines