Rasa Dalam Aksara

Rasa Dalam Aksara

  • WpView
    Reads 672
  • WpVote
    Votes 58
  • WpPart
    Parts 37
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 8, 2021
Kita Terlalu pandai berpura pura Seolah mata tak berkata apa apa Seolah bibir tak menyimpan rahasia Seolah tak ada sesak dalam dada Seolah kita terluka Seolah kita pernah ada kata Lain cerita Diatas kertas putih tak bernoda hanya tetes air mata Tetapi ketika namamu terselip diantara kata Meski kini hanya doa yang tertera Lalu Siapakah induk dalam segala rasa yang ku untai dalam aksara? Yha benar Itulah DIRIMU Sukoharjo, 24 juni 2020
All Rights Reserved
#13
abjad
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BEFORE THE END
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • Lelaki Berdada (Ketika Cinta Tak Direstui Tuhan)
  • LIFE TO HEAL
  • S E N A N D I K A ✔
  • TAKDIR
  • Segala Tentangmu ❝
  • Pernah Patah
  • Imam Hati ✔️ (Part Lengkap)
  • Diam Tak Bisu (END)

"Pertemuan itu tidak jauh-jauh dari perpisahan, 1000 kali kau dipertemukan maka 1000 kali juga kau akan dipisahkan." Kalimat itu terngiang-ngiang di benaknya, sebuah ironi kehidupan yang tak terelakkan. Di tengah riuh rendahnya dunia, ia merasakan sepi yang mendalam, seolah terisolasi dalam ruang hampa. "Gua tetep sayang sama lu, kok." Ucapan itu terucap lirih, namun sarat makna. Ia tahu, kata-kata itu adalah jembatan yang menghubungkan dua jiwa yang terpisah jarak dan waktu. Sejauh apa pun, jika batin mereka sudah terikat, mereka tetap bisa bersama, menghabiskan waktu bersama dan tak lupa untuk terus saling menjaga. Di balik senyumnya, tersembunyi luka yang menganga, luka yang takkan bisa diobati desngan kata 'maaf'. Namun, ia tetap berusaha tegar, menyembunyikan kerapuhan di balik topeng kekuatan. "Apapun yang terjadi sama gua kedepannya. Zam, tolong jagain adek gua, ya." Permintaan itu adalah wujud rasa sayang dan tanggung jawabnya, sebuah janji yang harus dijaga. Rasa ingin saling melindungi itu tetap ada, meski di hatinya tersimpan rasa sakit yang tak terperi. Ia belajar menerima kenyataan, bahwa hidup adalah rangkaian pertemuan dan perpisahan, suka dan duka, cinta dan kehilangan. SINCE MARET 2020 START : 21 SEPTEMBER 2021 END : 29 APRIL 2026

More details
WpActionLinkContent Guidelines