Titik dan Koma [Hiatus]

Titik dan Koma [Hiatus]

  • WpView
    Reads 209
  • WpVote
    Votes 84
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Sep 2, 2020
"Kau tidak apa-apa? Apa kau terluka?", Suara Aldy membuatku merasa lebih tenang. Aku menangis melihatnya dan langsung memeluknya dengan erat. "Sudah, aku ada disini jadi kau tidak perlu takut", ucapnya sambil mengelus kepalaku dan membalas pelukanku. Aku merasa lebih tenang saat melihatnya bahkan disaat pembunuh itu sudah ditangkap. "Dengarkan aku, jangan pernah meninggalkan handphone mu lagi. Aku akan menjagamu", ucapnya sambil menenangkanku. Aku masih menangis segugukan dan membayangkan bahwa aku akan menjadi korban dalam pembunuhan kali ini. ----------------------------------------------------------------- ❤️ Peringkat 72-#pertama Halo! Aku bbytiger_! Semoga kalian menyukai cerita pertamaku ini ya! Aduh aku takut kalian akan tidak menyukainya jadi tolong berikan kritik dan saran pada cerita ini T_T Terima kasih sudah membaca! Salam manis, Author 🐯
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • MORALLESS
  • The Cute Boy I've Met Before
  • LOVE STORY BLOOD SWEET (BTS) 🔞
  • Flawless ( Lismin ) ❤ COMPLETE ✅
  • NOT YOU (JUNG HOSEOK)
  • Behind the Mask [YoonMin]
  • Alter Ego [TERBIT✓]
  • Maknae Baby - BTS [END]
  • BOY MEETS EVIL || Min Yoongi
MORALLESS

[Be wise: Mature + Erotic] Aku bertanya-tanya, dari mana semua kekacauan ini bermula? Apa dari kehidupan pertunanganku yang hambar dan menyakitkan? Sepertinya tidak. Ketika aku mengingatnya lagi, seketika aku menyesal setengah mati. Kenapa saat itu aku tidak langsung menyadarinya dan menjauhinya ketika dia berkata: "Aku tidak peduli kau punyanya siapa. Kau pacar siapa atau bahkan istrinya siapa atau bahkan mantan pacar dan mantan istrinya siapa. Kalau aku ingin dirimu, berarti hanya dirimu, Hasa. Aku juga tidak peduli bagaimana caraku mendapatkanmu, merebut atau apa pun pasti akan aku lakukan. Jika kau tidak ingin aku jadi pengkhianat, maka terimalah aku masuk ke dalam kehidupanmu, hatimu. Perlahan saja, aku juga selama ini selalu sabar menunggumu dan membuatmu percaya bahwa aku yang terbaik untukmu, bukan hyung." Jeon Jungkook yang membawa api dengan begitu besar dan panasnya. Dia tidak peduli siapa saja yang sumbunya akan terbakar, entah itu orang ku anggap teman tapi ternyata memendam sesuatu yang 'salah' dariku atau mantan tunanganku. Tebak, di mana letak kegilaannya lagi? Ya, mereka semua bersahabat, bahkan jauh sebelum aku dan mereka saling mengenal. "Tidak ada satupun jalan di dunia ini yang tidak akan aku lewati untuk mendapatkanmu."

More details
WpActionLinkContent Guidelines