Please, Don't Bother Me!

Please, Don't Bother Me!

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 29, 2021
Slow update Pelarian dari 2 cowok yang terus mengganggunya. Sementara dia tidak suka kehidupan barunya yang direncanakannya akan tenang malah terusik oleh 2 'makhluk pengganggu'. Makin sialnya dia harus sekelas dengan keduanya. Si jangkung, perusak kegiatan dan moodnya di sekolah. Si berandal, tukang bully di sekolah dan parahnya pada Aura kelakuannya sangat keterlaluan. Ini hasil karyaku sendiri. Please, jangan plagiarisme. Maaf kalo ceritanya belum bagus dan terimakasih buat yang mau vote & comment.
All Rights Reserved
#70
pengganggu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PACARNYA BOO (Sudah Terbit)
  • Amērta.
  • RUANG WAKTU
  • DRABIA [END]
  • You Are The One
  • Possesive Playboy
  • Bullying Survivor (Completed)
  • CLOSER
  • When I happy? (TAMAT)
  • (Not) A Dream School (On Going)

Satu hari sebelum mawar putih layu dia pernah berkata, "Jangan takut kehilangan. Karena sejatinya hidup adalah tentang kembalinya ke pelukan Tuhan." Saffiyah adalah gadis yang menduduki peringkat akhir di sekolah hal itu membuat Saffiyah mendapatkan perlakuan kasar dari sang Papa. Disatu sisi dia juga bahagia bisa menjadi pacar dari cowok paling pintar di sekolah. "Boo?" "Ya." "Saat aku udah nggak kuat untuk bertahan. Aku mau kamu tetap jadi Boo yang aku kenal. Jangan pernah berubah dan jangan pernah menyepelekan hal kecil yang membuat kamu kehilangan. Karena kamu nggak tahu kalau hal kecil yang kamu abaikan bisa menjadi penyesalan kamu." "Saf?" "Boo, aku udah nggak kuat. Sakit banget rasanya."

More details
WpActionLinkContent Guidelines