Story cover for KEMBALI by armilanisa
KEMBALI
  • WpView
    LECTURES 45
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 45
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Chapitres 3
En cours d'écriture, Publié initialement juin 25, 2020
Tentang Andana pelajar biasa kelas 11MIPA-2 SMA Rajawali yang selalu berangkat dengan rambut basahnya yang sebahu.
Hidupnya sederhana seperti anak SMA pada umumnya, dia punya sahabat, Menyukai teman seangkatannya bahkan sering terlambat.

Andana merasa hidupnya berubah saat seorang yang disukainya mulai mendekat pada Andana, bertanya apa makanan favoritnya. Apa warna kesukaannya, siapa saja sahabatnya. Sering ke perpustakaan bersama. Dan banyak hal bersama lainnya.
Sampai suatu hari saat beredar kabar kedekatan mereka, seorang yang Andana sukai menjauhinya. Andana tidak bisa menyimpulkan apapun karena itu terlalu tiba tiba


"Rama kemana aja kemarin, Ana nyariin" Ana, nama panggilan dari Andana.
"Ijin" Rama menjawab singkat dengan wajah datar yang belum pernah Ana lihat sebelumnya.
Setelahnya Rama berlalu.

Semenjak itu Rama terasa jauh dari Ana, Ana salah mengartikan kedekatan mereka. Ana terlihat lemah karnanya.

Disaat Ana terpuruk hanya ada Diva sahabatnya, dan Agam. Agam yang dulu sangat hangat kepada Ana, Agam yang selalu perhatian pada Ana, Agam yang selalu ada untuk Ana.

Akankah Ana berhasil kembali kan harinya?
Apakah Ana mampu kembali berdiri?




Maaf ngga jago bikin desk.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter KEMBALI à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#115straykidz
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
DANADYAKSA, écrit par KumbangPolkadot
70 chapitres Terminé
Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***
Adinda | Jeno Jaemin , écrit par Elchaan
40 chapitres Terminé
Adinda atau akrab dipanggil Dinda adalah seorang gadis remaja yatim piatu sejak ia berumur 12 tahun karena orang tuanya meninggal dalam kecelakaan. Kejadian tragis itu hanya menyelamatkan nyawanya, tapi tidak membuat mentalnya baik-baik saja. Menjadi satu-satunya pewaris dari keluarga kaya tidak cukup membuatnya bahagia. Trauma yang ia alami membuatnya mengalami banyak perubahan, salah satunya adalah keyakinan bahwa firasatnya selalu benar. Ia menjalani kehidupan sekolah masa SMP sampai ia berumur 15 tahun. Gadis dengan latar belakang kelam tak membuatnya menjadi orang yang dikucilkan, justru sebaliknya ia adalah siswi berprestasi di sekolahnya. Gadis dengan perawakan ideal, rambut panjang berwarna pirang sebagai ciri khasnya. Semasa SMP ia dijuluki sebagai 'mawar' karena ia sangat identik dengan aksesoris berbentuk mawar. Tapi sayangnya, ada cerita lain dari julukan tersebut. Dinda bukanlah gadis berperilaku buruk, hanya saja ia seolah memberi batas untuk berhubungan dengan orang lain. Saat memasuki masa SMA, semakin banyak kejadian yang ia alami karena keyakinan pada firasatnya yang selalu benar. Lewat semua mimpinya, seolah ia mampu meramalkan hari esok ketika ia terbangun. Semua keadaannya bertambah aneh saat ia bertemu dengan Aditya, kakak kelas pindahan sekolah yang menjadi idola semua siswi SMA sejak ia pindah. Aditya adalah orang yang dikenal friendly dan berparas tampan sehingga tak jarang banyak yang menyukainya dimanapun ia berada. Gelarnya sebagai siswa terbaik di sekolahnya dulu, membuat ia segera mendapatkan popularitas di sekolah barunya. Namun tujuan Aditya pindah sekolah bukan untuk popularitas, melainkan tujuan lain yang sangat erat kaitannya dengan Dinda. Apa sebenarnya tujuan Aditya mengincar Dinda? Akankah kehidupan masa SMA Dinda membaik atau justru semakin buruk? Mampukah Dinda tetap meyakini pada firasatnya yang selalu benar? Ataukah ada teka teki baru yang ia pecahkan dari kedatangan Aditya dalam kehidupannya?
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
DANADYAKSA cover
Jodohku cover
The past  cover
Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal cover
Forever Alone (Sudah Terbit)  cover
Diary Ayra: Cerita Cinta SMA cover
Because I'm Stupid (End) cover
Adinda | Jeno Jaemin  cover
PESAN UNTUK RAYAN cover
Arsyilazka cover

DANADYAKSA

70 chapitres Terminé

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***