Berawal Dari Keterpaksaan

Berawal Dari Keterpaksaan

  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 25, 2020
"Eh Perpustakaan kuy?" Ajakan Kinan mampu membuat Clarissa dan Naya berhenti untuk berdebat, dan seraya mengangguk kompak. Sesampainya mereka bertiga di Perpustakan sekolah, mereka mengetuk dan memberi salam dengan sopan serta meminta izin untuk meminjam dan membaca buku Perpustakan kepada penjaga Perpustakaan. Setelah guru Perpustakaan menyetujuinya mereka berpencar mencari buku yang mereka sukai. Tetapi tidak dengan Clarissa yang mencari di bagian rak paling belakang. Ia menemukan satu buku tua dengan sampul cokelat tua yang sudah kusam dengan judul "Buku Kehidupan". Saat ia membuka buku tersebut ia di kagetkan oleh cahaya terang yang memancar keluar dari Buku Kehidupan. Clarissa tampak serius membaca "Buku Kehidupan" Tersebut, berbeda dengan kedua sahabatnya yang tampak bingung menatap rak rak buku di Perpustakaan. Sampai pada halaman pertengahan dia nampak bingung dan keheranan karena halaman selanjutnya tidak ada tulisan apapun selain kertas cokelat muda yang kosong. --------------------------------♡♡ CERITA MURNI BUATAN AUTHOR HARAP KEBIJAKAN SAAT MEMBACA FOLLOW SEBELUM MEMBACA DAN VOTE SETELAH MEMBACA ENJOY :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FLASHBACK [COMPLETED]
  • What If [SUDAH TERBIT]
  • Converge With You [On Going]
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  •  Benci Jadi Cinta {END}
  • True Life, True Love ☘︎ (𝐶𝑜𝑚𝑝𝑙𝑖𝑡𝑒𝑑)
  • [END] A Match Made in Chaos
  • My love ' My Enemy [ END ]
  • Melody Arthadiesa
  • Arfan & Syeira

[FOLLOW SEBELUM MEMBACA] Bertemu dengan si pembawa hadiah menuntunnya masuk kembali ke lingkaran tak berujung. Yang menariknya ke dalam perasaan bernamakan penyesalan. Entah sampai kapan dia harus terjebak bersama kenangan masa lalunya. Yang membawa ingatan tragis bersamaan dengan kata maaf yang tak pernah tersampaikan dengan layak. Bagi takdir, melihatnya tersiksa dalam rasa sesal adalah kenikmatan tersendiri. Seolah-olah ia tidak berhak hidup bahagia, meski hanya satu detik. Dan benar saja, ketakutannya terulang kembali. Senyum cerahnya benar-benar lenyap, terganti senyum kecil menguatkan. Tawa bahagianya hilang, terganti gumaman pelan. Bibirnya yang kadang kala mengucap kalimat ketus, terkatup seakan diberi lem perekat. Menjadikannya sosok di masa lalu, yang sering dicaci maki namun diterimanya lapang dada, tanpa protes. Meski begitu, kejadian demi kejadian tak mengenakkan silih berganti menerpanya. Terbebas dari satu kejadian tak membuatnya bernapas lega, karena kejadian lain tengah menunggunya. Semuanya akan terus terulang jika keinginan "dia" tak kunjung terkabul. Lalu apakah keinginan "dia" sebenarnya? Akankah "dia" mendapatkan keinginannya tersebut? Atau "dia" harus menyerah ketika tahu upayanya sia-sia? START: 04 April 2022 FINISH: 12 Maret 2023 HIGHEST RANK #1 in kilasbalik (16/04/22) #2 in sahabatsejati (16/10/22) #1 in cheerful (15/11/22) #1 in kilasbalik (27/08/23) #1 in cheerful (19/10/23) #1 in kilasbalik (05/01/24) #1 in cheerful (03/05/24)

More details
WpActionLinkContent Guidelines