Our Time
  • WpView
    Reads 94
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 8, 2020
Pernah kah kalian mengingat masa-masa muda kalian? Khususnya untuk kalian yang sudah berumur 30 tahun ke atas. Pernah kah kalian berpikir, bahwa masa muda kalian berlalu dengan begitu cepatnya. Tidak terasa, dan tidak dapat terulang kembali. Kenangan manis itu pasti selalu terbayang dalam pikiran. Ketika tertegun sendirian, melihat bayangan sendiri di kaca, atau melihat anak-anak kalian yang mulai tumbuh besar. Pasti disaat-saat itu rasanya seperti ada yang mencubit relung hati kalian. Kalian pun berpikir .... Ah, sekarang aku sudah berumur. Tidak lagi muda, tidak lagi merasa dunia adalah milik sendiri. Rasa egois dalam dada pun mulai menghilang seiring bertambahnya usia. Rindu? Pasti. Tapi mau bagaimana lagi? Tidak ada pintu doraemon atau portal time-travel di dunia ini. Kita tidak bisa kembali lagi ke masa itu. Namun tidak bisa kembali bukan berarti kita tidak bisa mengingatnya. Memori indah itu akan selalu ada di hati, sampai kapan pun. Begitu pula dengan diriku yang tengah merindukan masa mudaku. Masa-masa sekolah, bertemu dengan teman, bercanda dengan sahabat, berdebat dengan guru. Aku merindukan semuanya. Dan malam ini, aku memutuskan untuk mengenangnya. Bukan hanya sendiri, tapi bersama dengan para sahabatku juga. Apakah kalian siap menyelami masa lalu kami? Kuharap sih begitu.
All Rights Reserved
#228
olivia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANNISA {ON GOING}
  • FRIENDzone (Completed)
  • Jejak Waktu [Complete]
  • Our Times (Completed)
  • PADA SEBUAH BUKU
  • Ayesha Transmigration
  • To My 19-Year-Old
  • kiara's dream
  • My Duchess / End
  • HARSA

Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!

More details
WpActionLinkContent Guidelines