Yukine To Shiseirei

Yukine To Shiseirei

  • WpView
    Reads 2,337
  • WpVote
    Votes 993
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 2, 2023
17+ || Yukine To Shiseirei || On Going || "Tak ku sangka, ternyata kau yang telah membunuh orang tuaku, dan kau juga yang telah menghancurkan kerajaan ini." Ujar Yukine, seorang pria yang kini tengah berdiri dengan tangan mengepal sempurna. Tak diragukan lagi, dia memang tengah menahan amarah yang sudah sampai di puncaknya. "Ada apa pangeran cengeng?" Tadao memberikan tatapan sinis sekaligus senyum merendahkan. Dan itu semua membuat emosi Yukine semakin menggebu, sampai-sampai ditariknya sebuah pedang yang bertengger di punggungnya. "Kau berani mengayunkan pedang itu pada gurumu sendiri?" "Kenapa kau melakukan semua ini guru?" tampak genangan air muncul di kelopak mata Yukine. Bahkan itu saja tak cukup untuk mengekspresikan seberapa besar kesedihan yang telah tertanam di dadanya. "Kau memang bukan Tadao yang kukenal lagi!" "Bla bla bla..., hentikan ocehanmu itu dan bersiaplah untuk menyusul kedua orang tuamu ke neraka!" ujar Tadao lantas tertawa.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Cakra's Last Embrace. | End |
  • [Season¹]•Mìngyùn Zhī Xiàn/命運之線/Thread of Fate [BL]✅
  • too beautiful to notice (YananTianjiarui)(END)
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Oni
  • Enchantress Amongst Alchemists: Ghost King's
  • In The World Jujutsu Kaisen 0
  • I'm More Than Just A Princess

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines