Kami telah memperbarui Pedoman Konten kami.
Tinjau pedoman terbaru untuk terus berbagi cerita dengan aman.
EL LUNA
  • WpView
    Membaca 132
  • WpVote
    Vote 1
  • WpPart
    Bab 6
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Okt 9, 2020
WpInfo
Fiksi
Fantasi
Fantasi-werewolf Slow up ~~~ "Siapa namamu gadis cantik?" Netra biru kelam itu menyala dalam gelapnya malam. Badannya berdiri tegap, tak sekalipun terlihat takut pada sosok besar bertaring di hadapannya. Kibasan angin malam menerpa jubah merahnya. Berkibar, pelan dan anggun seolah takut melukai sang gadis misterius. Mereka -sang bertaring- mulai menggeram. Melihat mangsanya dengan pandangan lapar, tiga serigala besar berbulu coklat menyorot mata gadis cantik itu nyalang. Tapi, apalah daya kalau sang serigala terbesar dari ketiganya hanya diam. Dan itu menjadikan alasan mereka sebagai bawahan untuk menunggu instruksi tuannya, sebelum mengambil keputusan untuk memangsa sang gadis cantik berjubah merah. "Damn! Terakhir kali aku tanya, kalau kau tak menjawab, maka kau akan menjadi santapan kami saat ini juga,"desis sang pemimpin bermata hitam. "What's your name?" Bibir sewarna bunga mawar itu bergerak pelan. "El- Luna,"bisiknya lembut namun diselingi senyum mematikan.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#488
perang
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • The Blackish White (COMPLETED)
  • THE FATED 1 ; MY LUNA [ END ]
  • Vampire Castle
  • Memory and Queen
  • Cantikku Dibalik Kacamataku [On Going]
  • Luna's Journey (Sudah Terbit)
  • My Precious Luna (END)
  • Regulation of Vampire [END-Part Masih Lengkap]
  • "Darah & Takdir: Kisah Alexa Sang Vampir"

Highest rank #15 in Horror "Hei, mengapa kau menatapku seperti itu?" Tanyanya dari ujung ruangan yang gelap. "Matamu indah.." "Kau menyukainya?" Gadis itu mengangguk. Pria berambut pirang berombak itu melangkahkan kakinya ke arah ranjang si gadis, dengan menundukkan kepalanya. Menggunakan sebelah tangan, ia meraih wajahnya sendiri. Dalam satu gerakan cepat, dua jemarinya menusuk lubang matanya, membuat sang gadis hampir memekik ketakutan. Dengan seringaian menakutkan dan darah hitam yang mengalir dari lubang matanya yang kosong, pria itu memberikan sebelah bola matanya yang dengan pupil berwarna biru sejernih laut dangkal pada si gadis. "Aku memberikan ini padamu. Sebagai gantinya, jiwamu terbeli olehku." 137

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan