STOP BULLYING!!!

STOP BULLYING!!!

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
Gimana sih perasaan kalian ketika menjadi korban bullying? Sakit? Sedih? Kesal? Yah begitulah ketika perasaan amanda yang menjadi korban bullying setiap hari. Tetapi amanda tidak pernah memasukkan perkataan teman nya kedalam hatinya. Menurut amanda itu semua sudah menjadi makanan kesehariannya di sekolah. Amanda Ananta Adiputra adalah seorang anak dari konglemerat.Walaupun ia hidup dengan penuh kemewahan amanda tetap hidup dengan sederhana. Amanda orangnya ya walaupun gak cantik cantik banget, dia bisa dibilang berkulit item, pinter, kutu buku, cupuu, berkacamata. Ia selalu setiap di sekolahan jadi korban bullying sejak menginjak bangku sekolah dasar. Kini amanda telah menginjak bangku sekolah menengah atas tetap saja menjadi korban bully temannya itu. Karena penampilannya yang sangat sederhana. Disisi lain, teman teman sekolah nya tidak mengetahui amanda adalah anak seoramg konglemerat.
All Rights Reserved
#304
amanda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satria Dirgantara [Complete]
  • SAGARA [ON GOING]
  • Nothing Impossible
  • Let Me Be Your Man (Tamat)
  • No Cerai No Pisah!
  • destroyed °||on going||°
  • ANJA [END]
  • Me And Myself {Completed}
  • ECCEDENTESIAST (COMPLETED)
  • Anya

Namanya Satria Dirgantara. Seperti namanya, ia seorang kesatria, tapi ... kesatria tanpa senjata. Membuat dirinya mudah sekali terluka. Dan, jadilah ia remaja enam belas tahun yang berteman akrab dengan luka. Remaja yang memiliki senyum secerah senja dan tatapan sekelam samudra. Jika sudah tersenyum secerah itu maka topengnya nyaris sempurna, menyembunyikan goresan panjang tepat di dada. Tak akan ada yang tahu kalau ia sedang berpura-pura bahagia. Sebab rasa sakitnya, tak akan ia biarkan siapa pun tahu seberapa beratnya. Cukup orang-orang menilai bahwa ia adalah sosok paling bahagia di dunia. Namun, benteng pertahanannya mulai goyah semenjak ibunya telah tiada. Padahal ia hanya punya ibu saja di dunia. Lalu, lelaki itu datang, memberinya ucapan penenang, juga peluk hangat yang entah kenapa membuat dia bisa merasakan hangat pelukan Sang Ayah yang selama ini hanya ia damba dalam bayang-bayang. Lelaki itu memperkenalkan namanya sebagai Fandi sekaligus ayahnya. Kemudian semua berjalan begitu saja. Keluarga Fandi yang awalnya baik-baik saja itu hancur karena kedatangan Dirga. Membuat ibu dari dua anak kembar Fandi yang lain pergi dari rumah, dan Dirga harus menerima tatapan tak suka juga perlakuan kasar dari salah satu abang kembarnya. . "Gue emang enggak pantas jadi adek lo berdua, Bang."--Satria Dirgantara . "Gue bukan abang lo, jadi stop panggil gue 'abang'. Satu lagi, Fian juga bukan abang lo. Dia cuma punya satu adek, yaitu gue." --Refino Aditya . "Kalau disuruh memilih antara kalian berdua, jelas gue enggak bisa milih salah satunya. Karena kalian berdua sama-sama adek gue."--Refian Aditya

More details
WpActionLinkContent Guidelines