PluvHelio
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Bagi Thea, matahari adalah pembawa kebahagiaan, yang membuat semua orang tersenyum senang dan bahagia bukan seperti hujan yang ia anggap pembawa kesedihan... Bagi Revan, Hujan adalah pembawa ketenangan yang membuat semua orang bisa berpikir jernih dan Tanpa merasa tertekan Bukan seperti matahari yang ia anggap pembawa ketegangan dan Kelelahan berlebih. Namun, Bagaimana jika Thea menemukan Kehangatan dan kebahagiaan dalam Hujan dan Revan menemukan Ketenangan Dalam terik Matahari?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seputih Rasa (New Version)
  • With the rain [END] ✅
  • Karena Bintang
  • Cinta Sang Prajurit (END)
  • ABOUT ERINE (orine)
  • Hidup itu Luka
  • Hujan di Kala Senja
  • Moonlight

Saat aku menatap langit di siang hari, di sana aku bisa melihat terik sang surya menyerang ke dua mataku. Seolah memberi perlindungan pada awan putih agar tak setiap orang bisa menikmatinya dengan jelas. Dan itu membuatku berpikir, mungkin aku juga seperti matahari yang berusaha keras melindungi seuatu dalam diriku. Sebuah rasa yang akan tersimpan tanpa siapapun bisa melihatnya dengan mudah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines