Tersanggah Singgah

Tersanggah Singgah

  • WpView
    Reads 532
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 29, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Memang tidak mudah memaksa hati untuk tetap singgah. Karena keegoisan seseorang, justru membuat orang lain merasakan duka yang teramat panjang. Seperti halnya Lea, bertahun-tahun mencari sosok pengganti, namun pada akhirnya datang kembali. Terjawab semua pertanyaan dan mau tidak mau harus menerima kenyataan. Ada jenis orang yang tidak menyukai kedatangan masa lalu bukan? Ada juga yang sangat masih mengharapkan supaya masa lalu terulang lagi? Mencoba menerima setiap keadaan, meskipun hati dan logika tidak satu pemikiran itu suatu hal yang sulit. "Teruntuk hati yang tidak boleh memaksa" -Lea- "Buatlah jejak yang indah dalam cintaku, meskipun hanya jejak dan bukan persinggahan" -Adnan- "Kamu berhak untuk bahagia. Harus aku alasannya, karena itu kewajibanku" -Fernanda- "Maaf karena aku sejenak meninggalkanmu" -Dari Kananmu- Hati yang terluka, telah jatuh cinta dengan hati yang melukainya. Akankah kembali? Ataukah pergi? ~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • GEMINTANG HATIKU
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Kaila's Choice: Stay Or Move On?
  • AIRen
  • Cakrawala Cinta [END]
  • KEYS!
  • Badai Tak Berujung [ON GOING]
  • GERISA [END]
  • Saat Cinta Tak Terucap

"Ketika hadirmu mengubah segalanya, memberi warna pada hati abu-abu dalam rasa, menghilangkan segala gundah, hingga nyaman itu tercipta dari perilaku sederhana. Aku tidak perlu harta atau tahta untuk mencintaimu, cukup dengan semua apa yang ada pada dirimu itu sudah membuatku jatuh sejatuh-jatuhnya. Cinta sederhana yang hadir di balik tawa, tersembunyi di sela-sela canda, dan kenyaman itu semakin memaksaku untuk mengakui bahwa AKU CINTA KAMU TIARA" Dul Jaelani "Memang benar, mata selalu cenderung kepada yang lebih indah, sama seperti kamu, entah mengapa mataku sangat terbuai kala retina ini menangkap sosok bayangmu saat bertemu, bolehkah aku melangkah menujumu ?" Azriel Hermansyah "Mungkin memang keadaan yang telah berbeda, atau perasaan tak lagi sama, aku mencintaimu, namun aku tak bisa menafikan rasa bahwa aku tidak kuasa dengan semua perihal yang terjadi di antara kita, haruskah aku menahan sakit demi senyum palsu saat kita bersama ? atau lebih memilih mengalah dan mengakhiri semuanya ?" Abi Nagara Ketika sebuah hati di hadapkan kepada sebuah pilihan yang menentukan kebahagiaan di masa depan, gadis desa yang kini mendunia di Ibu Kota menjadi pembicaraan hangat di semua kalangan yang ada "Hatiku cuma satu, dan sampai saat ini aku tidak tau, kemanakah hati ini akan berhenti untuk mencari, haruskah bertahan atau melepaskan apa yang sudah aku genggam saat ini ?" Tiara Andini Selamat Membaca

More details
WpActionLinkContent Guidelines