Senior Pujaanku

Senior Pujaanku

  • WpView
    Reads 50,909
  • WpVote
    Votes 2,286
  • WpPart
    Parts 36
WpMetadataReadComplete Thu, Dec 31, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Cinta" memang sesuatu hal yang sangat diinginkan semua orang, tak terkecuali seorang remaja yang baru saja lulus dari sekolah menengah dan akan melanjutkan study nya ke sekolah menengah atas. Remaja ini memiliki perasaan yang berbeda karena dia mencintai seniornya sendiri yang memiliki gender sepertinya. . . . . Perjalanan cinta nya bisa dibilang sangat rumit bagaimana tidak? senior yang dicintainya sangat benci terhadap dirinya hanya karena permasalahan yang kecil. Namun seiring berjalannya waktu, rasa benci seniornya itu perlahan berubah menjadi "CINTA". Apakah kisah seorang junior yang mencintai seniornya akan berakhir bahagia? atau kah berakhir dengan kekecewaan? ☆☆☆☆☆☆ PERHATIAN!! . CERITA INI MENGANDUNG UNSUR "LGBT" SO BUAT KALIAN YANG HOMOPHOBIC TIDAK DISARANKAN UNTUK MEMBACA CERITA INI.. THANK YOU....
All Rights Reserved
#60
gayremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • Putih Abu-abu (Boyxboy)
  • Fathan & Putih Biru (Completed)
  • HEY!! MR. COOL?! [END]
  • Semesta (offGun)
  • My Perfect Arland
  • Mas! || ThomasKong✔
  • Jenar (Gay)

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines