Rasa dalam Aksara

Rasa dalam Aksara

  • WpView
    Membaca 1,240
  • WpVote
    Vote 153
  • WpPart
    Bab 36
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Mar 10, 2023
WpInfo
Puisi
Berbicara rasa seakan tak ada habisnya Terlebih manusia Unik, antik, juga menggelitik Berbagi tentangnya tak kalah asik Namun, tak semua pantas dibagi Tak semuanya pantas menikmati Banyak yang memilih untuk bungkam Banyak yang memilih untuk memendam Menyembunyikan di balik tawa Menampilkannya di ruang temaram syarat akan luka Aduannya pada Sang Pencipta tak memuaskan gejolak rasa Menceritakan ke lain telinga tak menyembuhkan gelisahnya Aksara Ia lah pilihan yang indah untuk tempat bercerita Berbagi rasa di balik barisan kata menyentuh jiwa Dengannya, rasa kan abadi Dengannya, rasa kan mengukir kenangan yang siap tuk dinikmati #1 - Kalbu [12/07/2020] #1 - Kalbu [04/12/2021] #1 - Kalbu [10/02/2022] #1 - Pena [10/02/2022] Happy reading, sahabat Salam hangat, -MAY
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#735
luka
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Diam
  • SAJAK & PUISI PATAH HATI
  • KIARA [End]
  • Untaian Aksara | Na Jaemin
  • ALONE
  • Luka Lara Luna || END
  • BAPER {SELESAI}
  • WITH YOU | END
  • BARA [END]
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
Diam

Diam bukan berarti bungkam Karena diamku berontak Karena diamku menolak Karena diamku menanti Karena dengan diam, aku meminta izin pergi **** Tak memaksa membaca, sebab bacaan perihal rasa Bila sudah nyaman Tetap posisikan pada zona aman Jika mendapat makna yang membekas, tak perlu menyelesaikan lekas-lekas Bila kopimu dingin menunggu, sungguh aku tak bermaksud begitu Baiklah, ucap pamitku agar tak pekat bosanmu --SajakDN

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan