merindukanmu , aku begitu merindukan dirimu ... kisah kelam yang selama ini kita alami membuatku mengerti akan artinya kehilangan , tetapi juga mengerti cara untuk menghormati . menghormati setiap kenangan yang kita buat bersama sama ..
hanya melihat fotomu saja membuatku merindukanmu , begitu dalam , andai waktu bisa ku ulang kembali , andai... tapi semua itu hanya sebatas kata andai
kata ini begitu kejam , aku membencimu ...
waktu.
~ Nathan Ervian Allen
****
ini kisah tentang seorang Nathan, sang aktor tampan berdarah campuran.
ia adalah seorang aktor yang sangat terkenal, terlihat sempurna dan memiliki segalanya. tetapi hidupnya berubah sejak bertemu dengan seorang wanita yang memiliki seorang anak tetapi masih single yang memiliki penampilan tomboy, tapi sayang beribu sayang walaupun ia seorang wanita tetapi ia tak mempunyai sikap sebagai seorang wanita, selain itu poin minus yang melekat dalam dirinya adalah bahwa ia tak berperasaan dan tak peka, terlalu cuek dan berwajah dingin.
Wanita masa lalunya.
wanita ini telah mengusik hati seorang Nathan, setiap orang yang mengira bahwa hidup seorang Nathan Allen sangat sempurna, tetapi tidak dengan gadis ' itu ' yang tak lain bernama Alaska Vanara, seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter psikolog. Aska selalu tahu, bahwa tak ada yang sempurna di dunia ini, begitupun dengan Nathan, ia selalu tahu bahwa aktor yang diidam idamkan setiap wanita itu, selalu memiliki fake smile dan kebohongan yang entah kenapa membuatnya muak olehnya ...
------
yaiyalah dia tau, kan dia psikolog. bisa baca raut wajah....
happy reading guys...
[Teen Fiction]
Follow dulu, baru dibaca.
"Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?"
-Pelangi
"Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?"
-Arsen
Kisah tentang kalian yang mencari cinta
Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan
Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan
*Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.