SEPATU (Sella dan Ar'tru)

SEPATU (Sella dan Ar'tru)

  • WpView
    Reads 748
  • WpVote
    Votes 38
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 3, 2021
"Gue jatuh cinta sama lo" ujar Sella terbatah. "Gue harus apa? Gue tau ini salah! Gue gak seharusnya punya perasaan ini!" sambungnya. "Kalo jatuh cinta itu salah, berarti semua orang yang menikah itu salah, La" jawab Ar'tru. "Beda kak! Kisah kita itu beda. Gue salah! Gue gak boleh begini" Kedua tangan Ar'tru mencengkram bahu Sella. "Terus, lo maunya gimana?" "Menjauh dari lo" jawab Sella.
All Rights Reserved
#119
sepatu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Masih Mencintaimu
  • The Man
  • AMOUR (Mr. Pradipta)
  • -NOW OR NEVER-
  • Disguise... [END]
  • Jalan Bahagia
  • HANDSOME in the DARKNESS
  • Suddenly Marriage
  • Bangun Cinta Satu Atap
  • MISTAKE

Gandhi Yudhianto, Jatuh cinta kepada gadis bernama Delisa Maura Fadhila, teman sekampusnya, sedangkan dia sudah mempunyai kekasih bernama Yuniar Puteri Anugerah. Setelah Delisa sudah mulai mencintai Gandhi, rupanya Gandhi memilih melamar Yuniar, meskipun dia sadar dia juga sangat mencintai Delisa. Yuniar tau susah sekali mengembalikan perasaan cinta Gandhi padanya setelah kehadiran Delisa di hidup Gandhi. Akan ada sesuatu hal yg bisa menyatukan Gandhi dan Delisa meskipun keduanya sudah memiliki pasangan masing-masing. Apakah itu? Bagaimana kisah cinta mereka? " Tujuanku satu, aku tak ingin menghukum diriku sendiri dengan melihat kebahagiaannya dengan Yuniar" (Delisa) " Aku janji tidak akan mengganggumu lagi, Gandhi. Bukannya dari dulu aku memang tak pernah mengganggunya malah dia yg selalu mengganggu hidupku. Ah, sudahlah selesai semua kisahku dengan Gandhi" ( Delisa) " Aku frustasi. Aku tidak mau kehilangan Delisa, disisi lain aku tidak ingin menyakiti Yuniar. Ah, Bodoh kau Gandhi! Mana mungkin ada wanita yg mau dibagi hatinya" (Gandhi) " Ini sebuah jalan yg harus aku lalui Del, aku tersiksa karena aku mencintaimu tapi tak bisa memilikimu" (Gandhi) " Gandhi memang milikku, ia suamiku, tapi hatinya milikmu, Delisa.. Gandhi hampir gila ketika kehilanganmu" (Yuniar) " Jika kamu masih sendiri, kuingin kamu menjadi maduku Delisa, tapi tidak mungkin karena kamu sudah menikah " (Yuniar)

More details
WpActionLinkContent Guidelines