Sekuat telapak kaki ayah

Sekuat telapak kaki ayah

  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
Tentang aku yang mulai kehilangan dekapan hangat seorang ibu, senyum cantik yang tak lagi dapat dilihat, masakan sederhana yang tidak bisa menjadi santapan sehari-hari. Tapi, daripada harus terlarut dalam tangisan aku menyadari telapak kaki ayah sangat untuk melangkahkan di kehidupan yang keras, aku putuskan ingin menjadi sekuat telapak kaki ayah.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Diary Peri Keceriaan
  • BALADA EZA FAMILY'S [ Complete✔ ]
  • cinta yang akan menghampiri kita
  • Anak Sulung Kesayangan [End]
  • PENANTIAN CINTA
  • Jejak Luka Di Bawah Langit Senja
  • Eliinaa
  • Twins Yang Terpisahkan
  • My Beloved Brother |tamat|
  • Happy Is Bulshit

Tidak semua rumah berbentuk bangunan, dan rumah bukan sekedar tempat untuk pulang, melainkan sesuatu yang membuat kita merasa nyaman dan tenang, membuat kita berpikir bahwa kita harus hidup lebih lama agar bisa terus berada di dekatnya. Jika kebanyakan orang menganggap bahwa seseorang merupakan rumahnya, lalu bagaimana jika rumah itu ternyata adalah sebuah buku? Sebuah benda mati yang setiap lembarnya selalu menjadi saksi bisu, tidak ada yang bisa ia lakukan selain diam dan menerima satu persatu kata yang mengandung banyak makna. "Buku itu akan menjadi sangat berharga, karna di sana, kamu bisa mengekspresikan segala hal, kamu akan merasa tenang, aman dan nyaman, kamu tidak akan merasa terpojok, tidak akan ada bantahan yang berujung menyalahkan, tidak ada nada tinggi yang membuatmu sakit hati." ~Chana happy readingg🔥

More details
WpActionLinkContent Guidelines