Hurt
  • WpView
    Reads 229
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jun 29, 2020
"Aku harus bagaimana lagi?" "Mati!" tekan Adnan mencengkram rahang Kia kuat. Kia menghela napas berat. Ia menatap manik Adnan dengan penuh kesakita. "Jika itu membuatmu bahagia. Maka, lakukanlah," ucap Kia lirih. Mendengar hal itu dada Adnan kembang kempis. Matanya melotot sempurna dan terdapat seringai mengerikan di wajahnya. "Baiklah!" Jleb! Sebuah pisau yang Adnan pegang mendarat sempurna di tubuh Kia. Kepo dengan kelanjutannya? Baca yuk!
All Rights Reserved
#30
siksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Takdir Cinta [Completed]
  • AILAH(END)✅
  • STRAIGHT LIFE
  • Oddly Coupley (Complete)
  • Cuaca
  • The Man
  • Marriage, Not Dating
  • CintaBumiAlam

"Kak,apa kakak tau apa yang lebih menyakitkan dari luka?" Wisnu menggeleng dan menatap manik mata Adiba lekat "Bekasnya,bekasnya takkan pernah hilang dan bekasnya yang mengingatkan kita akan luka lama yang menyakitkan,mungkin Adiba udah maafin kak Wisnu,tapi rasa kecewa yang Adiba rasain gak akan bisa hilang" Adiba tertunduk namun Wisnu paham apa maksud Adiba "Aku yang torehkan luka itu padamu dan meninggalkan bekas,aku juga yang akan mengobatinya"tegas Wisnu sambil memegangi kedua pipi adiba dan menatap lekat manik matanya "Apa ada jaminan akan ada pelangi setelah hujan?" "Aku jamin"

More details
WpActionLinkContent Guidelines