My Queen 🌹

My Queen 🌹

  • WpView
    Reads 2,662
  • WpVote
    Votes 193
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 16, 2020
🍂...°°°°°...🍂 Gadis berkulit putih serta poni bagian depan yang menjadi ciri khasnya berjalan cepat tanpa memperdulikan orang yang sedang memanggilnya berulang kali. Langkahnya kian dipercepat ketika mendengar suara tersebut semakin mendekati indra pendengaran nya. "Iiihhh awasss!" pekik gadis itu sambil menghentakkan tangannya yang sudah dicekal. "Dengerin gue dulu." "Gak mau." "Kenapa?" "Kakak orang jahat, aku gak mau dekat-dekat sama orang jahat." Laki-laki bertubuh tinggi itupun tersenyum berjalan mendekati gadis yang memiliki tinggi badan setara dengan dadanya. "Kakak mau ngapain?" tanya Sivia ketika alvin melangkah semakin dekat, semakin dekat dan semakin dekat membuat tubuhnya terhimpit ke dinding. Sivia memeluk bukunya erat-erat, matanya melirik ke kanan dan kiri dimana kedua tangan alvin menyentuh dinding didekat kedua telinganya mengurung tubuhnya. Sinar matahari yang sempat menerpa wajahnya dari balik dinding berbahan kaca mendadak hilang karena sinar matahari itu sudah terhalang oleh tubuh alvin yang ada dihadapannya. Kedua mata Sivia terpejam sangat erat saat wajahnya merasakan hembusan nafas alvin apalagi tadi dia sempat melihat jika wajah laki-laki itu mendekati wajahnya. Semakin dekat hingga hembusan nafas mereka saling beradu. Didalam pikirannya Sivia sudah berpikir yang tidak-tidak dan ia berdoa semoga apa yang ia pikirkan tidak benar-benar terjadi. "Jadi pacar gue atau gue cium?" Kedua mata Sivia langsung terbuka lebar. "Apa???" "Jadi pacar gue atau gue cium disini." telunjuk alvin mengetuk-ngetuk lembut bibir pink Sivia. "Pilih yang mana, Sivia azizah?" 🍂...°°°°°...🍂
All Rights Reserved
#252
queen
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramu mencintaiku.
  • We Love You Sivia
  • ZEYA
  • ALISYA &Alvaro
  • A L D Y (E N D)
  • Alisya
  • Miracle of Rainbown
  • ATHABEL (ON GOING )

Copyright © 2013 by luthfia_AF WARNING: CERITA BELUM DIREVISI SAMA SEKALI, KESALAHAN DALAM PENULISAN DAN INFORMASI YANG TERMUAT DI DALAMNYA DIBIARKAN APA ADANYA. TERIMAKASIH UNTUK PENGERTIANNYA. Alifia dewi shashani. Cewek manis yang ceria dan hiperaktif banget. Punya banyak teman dan selalu bisa membuat orang tersenyum. Walaupun dia lahir di keluarga yang sibuk dengan urusannya masing-masing, dia selalu berusaha ceria dan mencari banyak teman. Lalu hidupnya menjadi terasa sangat berarti ketika dia masuk ke sebuah SMA Favorit di kotanya, SMA Liakan. Bagaskara aditya. Cowok kelas 11 yang ganteng, keren, dan ramah. Punya fans bejibun dan bersahabat dengan cewek paling cantik di sekolah namun tomboy dan banyak tingkah. Dia lahir di keluarga yang berantakan, sebagai anak tunggal yang memiliki orangtua yang nggak rukun. Kemudian dia ditunjuk menjadi panitia MOS untuk anak baru, dan dia melihat cewek manis yang membuatnya selalu penasaran. Semua kebahagiaan mendadak lenyap disaat Al mengetahui tentang penyakitnya. Senyum, tawa, ceria, segalanya hilang. Bagas terus berusaha membuat Al semangat, sampai pada akhirnya Bagas berkata "Aku bakal kasih kebahagiaanku buat kamu, asalkan kamu mau balik jadi Al yang dulu. Aku mohon." "Apa kamu bahagia, Gas? Aku harap iya. Karena setelah mengenalmu, salah satu impian terbesarku adalah bisa membuatmu bahagia. Karna aku." - Alifia dewi shashani. "Kamu merubah hidupku, membuatku merasakan apa itu bahagia Al. Sekarang, bolehkah aku memberikanmu kebahagiaan? Menghapuskan kesedihan dimatamu, memberikanmu kebahagiaanku. Memberikan segalanya yang aku punya." - Bagaskara Aditya

More details
WpActionLinkContent Guidelines