Not an Ordinary Human

Not an Ordinary Human

  • WpView
    Reads 127
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 14, 2021
Sebuah masa yang begitu kelam telah terjadi dilakukan oleh seorang lelaki berjiwa psikopat dengan keturunan Belanda campuran Banjar membuat seisi pondok pesantren di Banjar telah mendapatkan kasus pembunuhan tragis. Dengan begitu ia tidak akan menunjukkan dirinya kembali disana dan menempuh hidup jauh lebih baik. Akan tetapi suatu kejadian yang Ia pikir bakal menjadi baik terhempas dengan masa yang lebih terbebani.
All Rights Reserved
#180
agent
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PADAM : Teror Api Banaspati
  • Disguise Of A Girl Into A Boy
  • Founders of justice
  • DANGER 2: Love and War ✔️
  • the last of the twelve sisters
  • i'm Pick Me Girl
  • GENK PITERPEIN BROTHER'S
  • The Dark Side(END)

Fenomena misterius Spontaneus Human Combustion terus melanda kota. Peristiwa dimana seorang manusia dapat terbakar secara tiba-tiba, dan tak hanya menghanguskan si korban, namun juga area di sekitar. Pemadam Kebakaran sampai kewalahan menghadapi berbagai kasus yang mencuat. Adalah Bramantyo Adiwilaga, seorang eks narapidana yang dulunya mengabdikan diri sebagai komandan pasukan Pemadam Kebakaran, kini kembali direkrut sebagai anggota Damkar di divisi baru. Brama sangat dibutuhkan sebagai seorang veteran yang berpengalaman. Namun tragedi masa lalu Brama yang membuatnya dipenjara selalu menghantui, Brama dibebaskan dari kurungan setelah melewati masa hukuman 13 tahun akibat kelalaian yang menyebabkan putranya tewas bunuh diri. Kini pasukan Damkar dipenuhi oleh orang-orang baru, dengan teknologi pemadaman yang lebih mutakhir. Brama tidak hanya harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, ia juga harus siap dengan penolakan dari beberapa anggota tim yang tidak setuju dengan kehadirannya yang di cap sebagai sosok kriminal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines