Jingga
  • WpView
    Reads 403
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2020
-Aku melupakan fakta tentang samudra. terlalu luas untuk kuarungi dan terlalu dalam untuk diselami. ~ Jingga claretta aeleasa -Jingga itu hangat, sampai aku tak sadar ada sesuatu dalam diriku yang mencair. ~Samudra alfarellza _________________________________________________ " Maksud kamu apa dra?" tanya Jingga sambil menahan genangan air dimatanya. " Gue yakin lo ngerti maksud gue," jawab Samudra dengan wajah datarnya. " Kalo emang dari awal kamu nggak ada rasa sama aku setidaknya jangan buat aku terbang dan dengan begitu mudahnya kamu jatuhkan," ucap Jingga diiringi dengan tumpahnya air mata. " Tugas gue udah selesai semoga lo bahagia," kata Samudra. " Gimana aku mau bahagia kalo bahagianya aku kamu bawa dra! " ucap Jingga dengan menahan sesak di dadanya. _ Penasaran gak sama kisah Samudra dan Jingga? Kalo penasaran skuy langsung baca aja. Tapi jangan lupa vote + komen + follow ya❣️
All Rights Reserved
#15
tenn
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Why you Comeback
  • AILY DAILY
  • [END] Blind Rainbow
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • Dira-no
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • Lelah Dilatih Rasa [END]

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines