We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Jingga
  • WpView
    Reads 403
  • WpVote
    Votes 51
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 1, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
-Aku melupakan fakta tentang samudra. terlalu luas untuk kuarungi dan terlalu dalam untuk diselami. ~ Jingga claretta aeleasa -Jingga itu hangat, sampai aku tak sadar ada sesuatu dalam diriku yang mencair. ~Samudra alfarellza _________________________________________________ " Maksud kamu apa dra?" tanya Jingga sambil menahan genangan air dimatanya. " Gue yakin lo ngerti maksud gue," jawab Samudra dengan wajah datarnya. " Kalo emang dari awal kamu nggak ada rasa sama aku setidaknya jangan buat aku terbang dan dengan begitu mudahnya kamu jatuhkan," ucap Jingga diiringi dengan tumpahnya air mata. " Tugas gue udah selesai semoga lo bahagia," kata Samudra. " Gimana aku mau bahagia kalo bahagianya aku kamu bawa dra! " ucap Jingga dengan menahan sesak di dadanya. _ Penasaran gak sama kisah Samudra dan Jingga? Kalo penasaran skuy langsung baca aja. Tapi jangan lupa vote + komen + follow ya❣️
All Rights Reserved
#856
cool
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • Jingga di Samudra [Completed]
  • RAJAWALI
  • DRABIA [END]
  • ALANAALANKA. [ ON GOING]
  • Lelah Dilatih Rasa [END]
  • AILY DAILY
  • (Not) A Dream School (On Going)
  • SAMUDRA (Selesai)

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines