Ketika Langit bertemu Hujan [ON GOING]

Ketika Langit bertemu Hujan [ON GOING]

  • WpView
    Reads 1,355
  • WpVote
    Votes 653
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 11, 2020
Langit dipertemukan dengan Hujan yang selama ini dia cari. Namun, pertemuan itulah yang membuat Langit merasa bahagia dan sakit di waktu bersamaan, merasa yakin dan ragu dalam satu hela nafas, merasa senang sekaligus cemas secara serempak. Apakah ini yang disebut jatuh cinta? Dialah... Hujan... Hujan Anindya putri, atau kerap yang disapa Rain. Perempuan cantik berambut hitam sebahu yang sangat menyukai hujan. Akankah Langit dan Hujan ditakdirkan untuk bersama? Atau malah sebaliknya, takdir tidak akan mempersatukan mereka? Penasaran?langsung baca yuk
All Rights Reserved
#37
stronggirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Sebuah Pesan Untuk Hujan [END]
  • SELANG (Senja dan Langit) [TAMAT]
  • BINTANG AKSENA (End) ✓
  • RAIN
  • Meet Me at the Basement
  • AZKIA [END]
  • SEMESTA

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

More details
WpActionLinkContent Guidelines