'MY DIARY INDIGO

'MY DIARY INDIGO

  • WpView
    Reads 85
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2020
Hallo teman teman ini cerita baru aku Semoga kalian suka yah Aku mohon dukungan dari kalian dengan cara vote sebanyak banyaknay dan komen DAN Jangan lupa ikuti akun aku yah teman teman Tolong hargai karya aku yah walaupun ga terlalu bagus Tapi teman2 jujur kenapa aki buat cerita yang laon ga pada jadi Karna ga ada votenya jadi aku ga semangat Tapi aku janji yang ini aku buat sampe tamat Oh iya ini juga cerita ada yang untuk17+ yah Nanti aku buat ada yang seperri itu nanti aku tandai yah Oh iyah kalian umur brp? A.10-15? B.2-10? C.15-30 D.30-60? Jawaba yah yang A? ATAU B?, ATAU C? ATAU D? KOMEN PLIS YAH PLEASE HARGAI KARYA ORANG LAIN YAH!!. OKE SELAMAT MEMBACA SEMOGA KALIAN SUKA YAH maaf kalau ada salah kata yah teman2 Ohyah kalau aku umurnay yang A sekitar segitu hihihi hahaha Daaahh bay
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Secrets and Agreements
  • My Sugar Daddy(END)
  • Anak Angkat [AFFAIR]
  • My Story
  • SO PRECIOUS (PART COMPLETE)
  • Mental Disease
  • Tuhan, Aku Sayang! (TAMAT)
  • Loving The Hot Police (Completed)
  • My Posesif Brother

Young Adult. Menjalani kehidupan sebagai seorang lady escort, bukanlah pilihan yang diinginkan Jean. Semuanya ia lakukan demi melunasi hutang yang ditinggalkan oleh almarhum ayahnya. Tak ada seorang pun yang mengetahui pekerjaannya termasuk ibu dan Nala, sahabat baiknya serta Arkan, kekasihnya. Hingga suatu hari, Benzana, cowok yang terkenal dengan kenakalan serta otaknya yang mesum itu memergoki Jean saat sedang bekerja. Membuat Jean bingung. Benzana, cowok yang notabene kekasih Nala itu mengetahui rahasia terbesarnya. "Cukup turutin kemauan gue, maka rahasia lo akan aman," ujar Benzana sembari menyunggingkan senyum smirk. Jean menatap tajam ke arah Benzana. "Jangan main-main sama gue, Ben." Benzana mendengus pelan. Kemudian tertawa sinis. "Harusnya lo yang jangan main-main sama gue, Jean." Kemudian cowok itu berjalan meninggalkan Jean yang menatapnya dengan sorot mata berapi-api. Namun langkahnya terhenti. "Ngomong-ngomong, badan lo oke juga," ujarnya tanpa membalikkan badan lalu kembali melanjutkan langkahnya yang tertunda. Bangsat!

More details
WpActionLinkContent Guidelines