The Second Best

The Second Best

  • WpView
    Reads 3,768
  • WpVote
    Votes 685
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 16, 2021
[ON GOING] Kamu tidak ada di sana. Tidak di setiap fajar yang selalu menjadi favoritku. Tidak pula di setiap malam di jalan layang itu. Kamu hilang. Padahal dulu, kamu yang selalu menjadi alasanku bahagia, menjadi satu-satunya orang yang membuatku percaya cinta sebelum akhirnya ada yang bisa menyayangiku seolah aku adalah dunianya. Kamu selalu saja pergi, sementara aku selalu jadi pihak yang mencari. Kamu selalu saja menghindar, dan aku terus jadi pihak yang mengejar. Ketika kamu bilang kita butuh jeda, aku tidak tahu kalau itu akan berlangsung segini lamanya. Sekarang aku jadi bertanya-tanya; masihkah aku atau dia yang kamu cinta? Update setiap hari Minggu 2020© Anandalea
All Rights Reserved
#147
shinryujin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Menyimpan Rasa
  • Aku, Kamu dan Luka [SELESAI]
  • RESONANCE | (JKT48 Gen 12)
  • Cerita Tentang Kita
  • only he is the one i want [ lilynn ]
  • Unforgettable [Completed]
  • A Thing Called Us
  • A Scratch For Sanguinis [Orine]
  • Printemps
  • Misunderstand

Selama ini aku yang punya rasa lebih. Aku yang berharap kamu sadar tanpa harus kuberitahu secara langsung. Aku yang pengecut, bersembunyi dengan topeng persahabatan. Yang hanya diam karena sadar kamu menyukai temanku sendiri. Seperti itu hingga kini aku menyadari ada rasa-rasa lain di sekitar kita. Bukan hanya tentang aku, rasa-rasa itu juga melibatkan kamu, dia dan dirinya. Akibatnya, setiap dari kita menjadi berubah. Kamu berbeda, aku berbeda, mereka pun berbeda. Kadang aku berpikir untuk menjadi egois saja agar bisa memilikimu tapi sekarang aku harus bagaimana? Bagaimana aku mau egois ketika aku memiliki rasa lain? Teruntuk kamu yang membaca ini. Kuharap dapat mengerti jika berada di posisiku. Mengerti bagaimana tertekannya aku dengan semua hal ini. Saat kamu membaca ini, berarti kamu sudah menjadi pendengar keluh kesahku:) -A ©opy®ight 2018 by @Akuelalala

More details
WpActionLinkContent Guidelines