Vlinder

Vlinder

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Nov 16, 2021
happy reading okee kawan:) ini kisah tentang, bagaimana perjuangan menghadapi kenyataan pahit yang datang tanpa permisi. sebuah masalah, yang mengakibatkan semua jatuh bertebaran bagai daun di musim semi. Eliza Grizelle johana Gadis yang selalu dipermainkan oleh takdir, selalu merasa dirinya di kecewakan, merasa dirinya sendiri. Dia kuat di luar, tapi begitu rapuh di dalam. semua tersimpan begitu rapi, sampai seseorang mengetahui semuanya. Griffin Ramasha Langit laki laki, yang tahu semua tentang Eliza. dari manapun sisi, laki laki yang selalu mendekati Eliza, namun Eliza tak mau hatinya terbuka untuk yang lain. Dia lelah, ia tak mau orang lain masuk ke dunianya. mungkinkah Griffin bisa menaklukan hati Eliza? Ataukah Eliza akan terus menutup hatinya Untuk lelaki itu. semoga senang dengan cerita saya❤ -baper -sedih -romantis
All Rights Reserved
#70
eliza
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  •  HAZELA
  • Love Or Whatnot (FIN)
  • BROKEN HEART [END]
  • EPIPHANY
  • Story Stela
  • Pengantin Pengganti
  • NEPTUNUS
  • Love Me, Please! [Sudah Terbit]
  • ADTA (Advar & Retta)
  • Langkah Seiring (END+EXTRA PART)
HAZELA

Hazela oleh sweedzz_ Hazela Abraham lahir sebagai seorang kembar, tapi hidupnya tak pernah seimbang seperti seharusnya. Di antara dua wajah yang serupa, hanya satu yang selalu mendapat cahaya. Dan itu bukan dirinya. Sejak kecil, Hazela terbiasa menjadi bayang-bayang Bianca, saudara kembarnya yang sempurna, cerah, dan selalu dicintai semua orang. Termasuk oleh Samudra, lelaki yang Hazela panggil kekasih, namun tak pernah benar-benar membuatnya merasa menjadi satu-satunya. Setiap hari adalah perjuangan. Perjuangan untuk didengar, diperhatikan, bahkan sekadar diakui. Samudra selalu ada... tapi tak pernah untuk Hazela. Hatinya, langkahnya, dan keputusannya, semuanya selalu condong pada Bianca. "Kamu bisa ke kantin sendirian, kan?" Kalimat yang seharusnya biasa, tapi terdengar seperti tamparan ketika disampaikan oleh orang yang kau sebut rumah. Hazela tidak butuh dunia. Ia hanya ingin satu hal: dianggap penting, walau hanya sekali. Ia bukan meminta dunia. Ia hanya memohon tempat kecil di hati seseorang yang katanya mencintainya. "Jadiin aku prioritas kamu, Sa... sekali saja, sebelum aku tidur untuk selamanya." "Kamu prioritas aku, Zel... tapi sekarang, menjaga Bianca lebih penting daripada kamu." Ketika cinta menjadi luka, dan kehadiran menjadi beban, apa yang tersisa dari sebuah hubungan? Akankah kamu tetap bertahan mencintai seseorang yang tak pernah memilihmu? Hazel hanya punya satu permintaan sederhana sebelum segalanya terlambat: "Berikan aku kebahagiaan, sebelum aku pergi. Itu saja."

More details
WpActionLinkContent Guidelines