Why am I like this [SLOW UPDATE]

Why am I like this [SLOW UPDATE]

  • WpView
    Reads 344
  • WpVote
    Votes 182
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Nov 15, 2020
(FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA) Namaku Azkiya Safira diusiaku yang masih perlu bimbingan orang tua dan kasih sayangnya, aku harus kehilangan semua itu. "Kita cukup sampai disini saja, aku akan mengajukan surat perceraian ke pengadilan" "Oke fine, sampai bertemu di persidangan" Hati anak mana yang tak hancur mendengar semua itu, rasanya duniaku sudah tak seindah dulu. Semua nya hancur dalam hitungan detik. Apa yang harus aku lakukan? Bagaimana dengan kehidupanku nanti nya? daripada penasaran mending langsung baca aja! tinggalkan jejak dengan cara vote and coment tolong jangan jadi SILENT READERS!!! HAPPY READING❤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • You Are My Only One (REVISI)
  • Dibalik Tawa
  • ALISYA
  • REGATHAN [END]
  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Destiny Changing Action
  • Memorable
  • KIARA [End]
  • Still The Same

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines