Sulung Bukan Manusia

Sulung Bukan Manusia

  • WpView
    LETTURE 58
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, ago 2, 2020
Hidup ini banyak cerita. Dan setiap orang punya cerita yang berbeda. Kadang jalannya alur hidup tidak sesuai dengan apa yang kita mau. Sangat bertolak belakang dan sulit ditebak. Belum lagi rasa sakit hati dari orang-orang terdekat dengan kita. Maka dari itu, kita perlu belajar. Belajar bukan hanya tentang buku, tapi juga bagaimana cara kita menjadi manusia yang bisa menikmati cerita dengan bijak.
Tutti i diritti riservati
#7
kenya
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • The Elements
  • Tuhan Cinta Kita
  • Embun Purnama [Un-Publish]
  • Hati Hati Menjaga Hati
  • PESTA SUNYI (TERBIT)
  • Magicia Lovu(✔️)
  • My Teacher My Husband
  • QODARULLAH
  • TENTANG KITA

Hanya karena aku memiliki sesuatu yang berbeda. Aku berpisah dengan mereka yang aku anggap sebagai rumah. Sampai aku tau bahwa aku memiliki 2 kehidupan, sebagai gadis kota dan seorang pemilik elemen. Saat aku melihat ke depan mereka yang aku anggap rumah menanti. Di dunia pertamaku ada keluarga kecilku, di dunia keduaku ada sahabat, dan keluarga yang sangat besar. Mereka melindungi diriku seperti batu kristal, yang harus di jaga. Tapi........ Saat aku melihat ke belakang, semuanya terlihat jelas. Jati diriku yang asli begitu mengerikan. Mereka terus memanggilku untuk membawaku pergi menjadi salah satu dari mereka. Berulang kali aku lepas dari genggaman mereka tapi tetap saja aku masih memiliki ikatan, apakah takdirku begitu sulit. Aku tidak bisa memilih antara hidup atau mati semuanya akan tetap sama. Namun satu hal yang aku pilih persahabatan, keluarga, dan cinta. Petualangan yang kami pilih, luka di mana-mana termasuk di hati. Terpaksa kami pilih, demi satu tujuan kehidupan. Mereka rela menjadi korban demi dunia. Akankah kami bisa menjalani ini ?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti