Duri Penyemangat

Duri Penyemangat

  • WpView
    Reads 233
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2020
Mencintai atau dicintai itu adalah pilihan hati. Terkadang mencintai seseorang yang tidak mencintai kita, meninggalkan goresan lara. Tapi, jika menolak cinta, itu akan melukai orang yang memberikan cinta. Namun, jika mampu bersahabat dengan rasa, kamu akan mendapatkan keduanya. Kamu mencintainya dan dia mencintaimu. Terus, bagaimana bersahabat dengannya? Jangan pernah menuntut rasa, tapi belajarlah membangun keikhlasan dalam rasa cinta. Setiap insan memiliki cara sendiri untuk mendapatkan cinta. Sama seperti yang aku lakukan, sedang menata cinta agar tidak berbelok arah dan tidak melukai hati si perasa. Belajarlah mengikhlaskan walau menyakitkan. • Tetapi aku, memilih menjadi sosok pengagum rahasia tanpa harus berkata. Tetap tersenyum saat yang dikagumi tidak melihat senyuman itu. Bisakah aku membisukan cinta dalam diam? Bagaimana yah rasanya? apa semanis gula, atau sedingin es? Aku lebih memilih diam, walau air mata sesak menahan rindu di ujung senja. Singgah lalu pergi, bertahan dalam duri, hingga..... memutuskan berkata di hari pentas seni sekolah. Apa aku mengatakan bahwa, aku sakit memendam duri di hati selama ini? Apa aku jujur atau tetap menahan duri itu? Apa dia seseorang yang sama ditempat yang berbeda? atau justru orang baru yang tetap meninggalkan luka? Ini cerita sebuah tulisan remaja. Kisah merah jambu yang mulai ditulis saat putih abu-abu. ° ° ~ Prolog ~
All Rights Reserved
#593
hijrah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Yang Tertinggal
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • I Love You
  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Secret Admirer [ COMPLETE ]
  • Mahligai Sunyi
  • Maaf✓
  • You're Here, But Not For Me
  • Dear Kamu : My One and Only Crush On My Life

Cinta.... Begitu banyak wanita yang terperangkap dalam kata Cinta. Apakah cinta itu sebenarnya? Mengapa semua orang sampai dibuatnya merasakan seribu kebahagian dan sejuta kesedihan? Mengapa mereka merelakan harga diri mereka untuk mendapatkan segenggam cinta dari sang pujaan hati? Mengapa mereka dapat membuang mimpi dan cita-cita mereka, agar dapat menjalani sisa hidup bersama kekasih mereka? Saat mereka jatuh dalam pelukan cinta, mereka akan merasakan segala keindahannya. Mereka akan memuji keindahan cinta. Mereka akan menulis sebuah syair panjang untuk merefleksikan rasa cinta mereka. Tapi saat cerita cinta itu berakhir? Mereka hanya akan berurai air mata. Air mata kehilangan. Air mata. Ya...hanya akan ada air mata menemani mereka. Betapa bodohnya mereka. Memuja cinta. Memuja sesuatu yang hanya akan membuat mereka menderita. Memuja sesuatu yang semu. Memuja sesuatu yang tak pasti.... Mungkin aku terdengar terlalu membenci cinta, mungkin aku terdengar terlalu sinis terhadap cinta. Sebagian orang mengagap bahwa aku tidak pernah merasakan mencintai. Sebagian lagi berkata bahwa aku takut untuk jatuh cinta. Mungkin pendapat yang kedua benar. Aku takut untuk jatuh cinta... lagi. Karena aku takut sakit untuk yang sekian kalinya. Ya... aku sudah beberapa kali merasakan mencintai seseorang dan merasakan beberapa kali di sakiti oleh rasa cintaku....

More details
WpActionLinkContent Guidelines