Mencintai Tanpa Terluka 1 {END}

Mencintai Tanpa Terluka 1 {END}

  • WpView
    Reads 1,234
  • WpVote
    Votes 109
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Fri, Apr 8, 2022
[ Jangan berharap lebih dari kisahku] Sekarang aku tau, kunci sebuah hubungan, bukan hanya sekedar suka sama suka. Cinta sama cinta. Tetapi membutuhkan ketulusan, dan perasaan bangga saling memiliki. Milikilah keduanya atau salah satu dari itu .... Jika tidak, dengan berjalannya waktu, kamu atau dia yang akan terluka. ••••••••• Dipublikasikan Bandar Lampung, 13 Desember 2020
All Rights Reserved
#76
pelajaranhidup
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • DikaRanggi
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Regrets of Love
  • Masih Ada Kamu di Setiap Luka [TAMAT]
  • 𝐒𝐞𝐫𝐩𝐢𝐡𝐚𝐧 𝐀𝐬𝐭𝐚𝐦𝐚𝐥𝐚│〚𝐓𝐀𝐌𝐀𝐓〛
  • DEPHELINE
  • BREATHE
  • You're Here, But Not For Me

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines