My Anifka

My Anifka

  • WpView
    Reads 137
  • WpVote
    Votes 31
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Oct 3, 2020
Awal dari semua kisah remaja ku.... Cinta....C-I-N-T-A..Diawali teman semasa kecilku Bernama Mirza kembali.... bersamaan saat Rivan Mulai mengakui perasaannya...Siapa yang harus ku pilih? Kenapa mereka berdua begitu berat untuk ku lepas....... AMIRZA "Dia miliku... Dia CINTA PERTAMA ku My Anifka.." RIVAN "Saat aku sudah jatuh cinta...Maka aku akan menjadi keras kepala! Jadi jangan halangiku meraih My Anifka.." ANIFKA "Siapa?....Siapa..Yang telah menolongku malam itu...siapa?"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • Menyimpan Rasa (END)
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Schoolatte
  • Mentari Sebelum Hujan (SQUEL RAINA HUJAN TELAH DATANG)
  • Relove [SUDAH TERBIT]
  • Tentang Kita
  • Kenapa Harus Dia?

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines