ASA
  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Sat, Aug 15, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Wanita cantik berdarah Asli Jawa, panggil saja Binay (Abinaya Ayudisa). Kata orang, Binay adalah sosok wanita sempurna dengan paras khas Jawanya yang anggun, cerdas, baik hati, lembut dan kaya raya. Setiap mata memandang beranggapan bahwa dia bahagia karena dikelilingi oleh orang-orang yang menyukai dan mengaguminya. Namun itu tidak berlaku untuk Binay, karena segala kesempurnaan yang ia miliki membuatnya harus rela kehilangan lelaki yang amat ia cintai, sosok Juang (Satya Juang). Ketika kata "Hubungan kita itu apa?" terlontar dari mulut Binay, seketika suasana sayu, hangat, semilir angin, dan percikan air pantai yang sedang dimainkan oleh pengunjung lain berhenti dan menjadi hening dengan jawaban "Jika kamu ingin kepastian, aku mundur". Detik itu bom waktu seakan dinyalakan dengan sekali ledakan, BOMM seketika kehidupan Binay hancur, hangus tidak tersisa, hari-harinya tidak berjalan mulus, hatinya sakit, pikirannya kacau, dan raganya layu tak bertulang. Binay membenci keadaan ini, dimana dia harus menerima kenyataan pahit itu, bahkan setelah 2 tahun perpisahannya, gejolak yang pernah muncul hanya bisa diredakan tapi tidak dilupakan. Perasaannya masih sama, hatinya masih penuh, harap(asa)nya masih ada. Bertahun-tahun untuk menetralisir kenyataan pahit itu, dia mencoba menyalahkan salah satu pihak yaitu Juang, namun dia sadar alasan atas keputusan itu bukan salah Juang. Kemudian menyalahkan sosok wanita lain yang mencintai Juang, namun wanita itu tidak sepenuhnya salah, dia hanya mencintai tapi tak berhasil mencuri hati Juang. Lalu menyalahkan orang tua Juang, tapi perkataan orang tua Juang benar, tak selayaknya seorang lelaki jantan menggenggam sebuah mawar begitu erat sedangkan dia belum layak untuk menjaganya dalam pelukan. Lantas siapa yang berhak di cap salah dalam hal ini? jawabannya diri sendiri, iya, sepertinya yang paling pantas disalahkan dalam hal ini adalah dirinya sendiri. "Aku membenci diriku sendiri sebagai sosok pecinta" 02 Juli 2020
All Rights Reserved
#356
rain
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FIRST IMPRESSION | Park Sunghoon ✓
  • Romansa Mayor [ TERBIT ]
  •  WARNING!!! Istriku Pikun (End)
  • MARKA; yeonbin AU
  • STAY WITH ME (Always love you) 2
  • Indira (Playstore)
  • Patah di titik terendah
  • A promise in Munich
  • Deru Tresna Aruna
  • BULIR CINTA [END]

Sunghoon, pria muda yang ditakdirkan sebagai anak tunggal di keluarga Kwon harus rela berbagi rumah dengan Mika, adik sambung yang di adopsi oleh kedua orangtuanya. Sunghoon yang bersifat dingin dan sudah terbiasa sendiri tidak mengindahkan keputusan kedua orangtuanya tersebut. Baginya, kedatangan Mika di rumah ini hanya menambah beban saja. Terlebih dia yang ditugaskan untuk menjaga adik perempuannya itu. Hari demi hari mereka lalui bersama sampai pada saatnya perasaan aneh itu muncul. Sunghoon yang masih terjebak dalam kisah masa lalunya sempat menepis perasaan itu dan menyimpannya dalam diam. Namun waktu tetaplah waktu, Sunghoon mulai menyadari jika perasaan itu nyata dan perlu ia pertahankan. Sampai pada suatu waktu keyakinan Sunghoon diuji oleh kehadiran seseorang yang bersangkutan pada keduanya. Masa lalu, yap! Mereka adalah orang yang pernah hadir dalam kehidupan Sunghoon dan Mika sebelumnya. Keadaan dan orang di sekitar tidak juga mengindahkan perasaan keduanya, Sunghoon yang dingin dan bersikeras untuk mendapatkan hati adik sambungnya, dan Mika yang tetap kukuh menutup hatinya atas dasar hubungan keluarga. Untuk akhirnya, siapakah yang akan melepas keyakinan tersebut? Sunghoon yang harus merelakan perasaannya tak terbalas, atau Mika yang harus Egois demi mendapatkan cinta dari pemuda Kwon? "Bagaimana kamu bisa menyukaiku?, sedangkan aku hanya seorang anak panti yang di asuh oleh kedua orangtuamu. Menurutku itu tidak masuk akal". Mikayla berucap lirih didepan pria yang menyukainya. "Bagaimana juga kamu bisa membuka ruang kosong dalam diriku disaat aku sudah tidak mengizinkan siapapun untuk hadir kembali." Kali ini Sunghoon membalas pertanyaan itu dengan sebuah pertanyaan. *** Start : 15 July 2020 Finish : -

More details
WpActionLinkContent Guidelines