APOLOG

APOLOG

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 28, 2020
Aku mencintaimu disetiap alunan nada indah yang kau mainkan. Suaramu adalah canduku. Senyum manismu adalah mentariku yang selalu ingin kulihat setiap saat. Gelap itu duniaku tanpa dirimu. Kau menghilang duka penyembu lara.
All Rights Reserved
#642
dingin
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berlutut atau Memohon ? : Lakukan Keduanya
  • ARUNIKA
  • Dancing In The Wound
  • DEVANO ( sedang di Revisi)
  • Bad Wedding ( Lengkap Dreame )
  • GAIRAH MALAM
  • RadenRatih

"Jangan lakukan ini, jangan lakukan itu" "Jangan sentuh ini, jangan sentuh itu" " Sebenarnya apa yang boleh aku lakukan selain bernafas dirumah ini ", tuturnya yang sudah tak tahan dengan semua larangan itu " Tidak ada ", jawab pria itu datar Delila menghela nafasnya berat " Lebih baik kita bercerai saja ", pinta wanita itu dengan suara rendah yang terdengar getir Suasananya menjadi senyap seketika " Siapa yang memberimu keberanian untuk mengucapkan kata-kata itu? ", tanya Nathan dengan suara rendah dan sorot mata yang menajam

More details
WpActionLinkContent Guidelines