Lucia Ramadhani

Lucia Ramadhani

  • WpView
    LECTURAS 322
  • WpVote
    Votos 230
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 27, 2020
"Mulai detik ini lo jadi pacar gw!!! Kata Rean dengan tegas "Hahh?" ucap cia dengan muka terkejutnya,bagaimana tidak tiba tiba ada seorang yang seenak jidatnya mengklaimnya sebagai pacar "Kurang jelas?? SEKARANG LO ITU PACAR GUE!! Ucap Rean dengan suara lantang "yang bilang mau jadi pacar kamu siapa?!" "itu lo yang bilang barusan"kata Rean dengan senyum miringnya ...............
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tingkat Tiga
  • You are My Destiny (Completed)
  • RAVASYA [END]
  • My Doll {END}
  • Naughty Nanny
  • KISAH KITA (END)
  • CLBK (Cisah Lama Belum Kelar)
  • MY BABY GIRL
  • Hey Keyla

"Kenapa ya mbak ada orang yang cakep banget gini di dunia?" jawabnya sembari menunjuk ke arahku. Mataku membulat. Bukan karena dia mengataiku sebagai perempuan yang cukup cantik, namun karena perubahan panggilan yang dia berikan padaku. "Mbak?" tanyaku memastikan. Alih-alih menggeleng atau mengelak, Rafka justru langsung mengangguk. "Iya. Mbak Caca." "Ngapain ikut panggil gue mbak?" "Biar lebih deket aja. Lo kan dipanggil mbak sama Keenan." "Ya dia kan adik gue." Balasku sengit. "Ya gue mau ikutan, Mbak. Kedengaran lebih gemes." Aku memutar bola mata jengah. "Gemes-gemes apaan. Lo mau jadi adik gue juga?" "Kalo jadi pasangan lo aja gimana?" "Kalo gitu jangan panggil mbak." Rafka menegakkan tubuhnya. "Lo serius?" "Soal apa?" "Lo mau jadi pacar gue." "Siapa yang bilang?" tanyaku berpura-pura bingung. "Tadi kak. Lo bilang gue jangan panggil lo 'mbak' kalo nggak mau dianggap jadi adik." "Artinya lo mau kan jadi pacar gue?" lanjutnya menuntut jawaban.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido