Hiraeth
  • WpView
    Reads 990
  • WpVote
    Votes 291
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 1, 2022
"Kamu adalah rumahku, aku mohon jangan tutup pintu itu lagi. Aku lelah. Aku ingin pulang sekarang." Bisma Anggara Putra, Seorang prajurit Kepolisian Republik Indonesia yang memiliki karir cemerlang diusianya yang terbilang masih muda. Memiliki wajah rupawan dengan tubuh yang sempurna membuatnya sangat terkenal dikalangan wanita. Namun tak pernah terbesit olehnya untuk memulai sebuah hubungan, karna hatinya yang terlanjur beku dikarenakan trauma masa lalu. Hingga suatu saat Ia mendapatkan sebuah tugas ke tempat asalnya, tempat yang selalu Ia benci. Tak ada cara lain untuk dapat menghindarinya. Ia hanya bisa menerima tugas itu dengan harap bayangan masa lalunya tersebut tak akan pernah menghampirinya. ------------------ Cerita Fiksi dengan latar belakang kota kecil bernama Mojokerto di tahun 2035. ------------------ Happy Reading minaa! Dan jangan pernah lupa untuk meninggalkan jejak kalian ♡
All Rights Reserved
#8
monica
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Remember You - {On Going}
  • || Untouchable Man || End ✔
  • Mengejar Jodoh (SELESAI) ✓
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Broken home (TIDAK DI LANJUTKAN!)
  • MATSA [ Tamat ] 𝗿𝗲𝗸𝗼𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶
  • BarraKilla
  • D&S(Dimas&Salma)
  • SOLITUDES

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines