Your House Your Blood

Your House Your Blood

  • WpView
    Reads 52
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
"Maaf, Melly... aku benar-benar mencintai mu," rintih ku dan menarik keluar katana yang bertengger di pinggangku. Cccrrt! Aku menenggerkan katana ke pinggang ku, lalu menggantung tubuh bagian atas melly di dapur ibunya. Dan pinggangnya ku selip kan di sela-sela lemari dikamar nya. Tak lama kemudian terdengar suara bass yang muncul dari balik tembok dan tampaknya ingin bernegosiasi dengan ku. "Perihal apa yang membuat mu membunuh orang yang kau cintai?" ujarnya. "Orang-orang pun membenci yang ia cinta!" bentak ku dan sedikit menghela nafas. •••• Mengapa Lias membunuh calon pengantinnya itu? Ayo! Ikuti alur ceritanya. Konten ini berujung 18+ Jangan formal. Enjoy aja.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Elio's Obsession [END]
  • Fight Together {On Going}
  • Povýšený • Leo Xodiac [M] ✔
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Dark Angel [END]
  • MY  Hot Bodyguard (PROSES REVISI)
  • RAESHA (Revisi)
  • GAME OVER [TERBIT]

Maaciw, udah mau mampir yah guys😊😊😊 ------------------------ "Kenapa ngehindarin gue?" ulang Ali dengan suara yang sama. Prilly menunduk sambil menggigit bibir bawahnya, yang selalu ia lakukan ketika sedang gugup dan ketakutan. Prilly masih bergeming di tempatnya, dan menajamkan gigitannya, membuat darah segar keluar dari bawah bibirnya. Ali menghembukan nafasnya kasar, lalu menarik dagu Prilly lembut sampai mendongak menatapnya membuat gigitab di bawah bibirnya terlepas. Ia mejukan wajahnya hingga mendekat ke wajah Prilly, Prilly memejamkan matanya, tak mau melihat apa yang akan dilakukan Ali, terlalu takut mungkin?. Ali menyapukan lidahnya ke bawah bibir Prilly yang terdapat darah disana. Prilly mengumpat Ali dalam hati. "Darah lo manis banget, gue suka" bisik Ali tepat di telinga nya dengan seringainya, membuat Prilly bergidik ngeri, dalam hati. --------------------------------------- "L-lo ma-mau apa?" tanya Prilly panik saat melihat pisau di genggaman tangan Ali. "Gak tau, mutilasi lo mungkin?" ujar Ali yang kelewat santai, membuat Prilly bertambah panik. "L-lo gak serius kan?" tanya Prilly tergagap, ia sudah ancang-ancang untuk lari namun tangannya di cekal oleh Ali, seketika kaki Prilly lemas ia tak bisa menahan tubuhnya, ia merosot ke tanah. --------------------------------- Jangan lupa vomment!! Hargailah karya Author😉

More details
WpActionLinkContent Guidelines