Your House Your Blood

Your House Your Blood

  • WpView
    LECTURAS 52
  • WpVote
    Votos 6
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 30, 2020
"Maaf, Melly... aku benar-benar mencintai mu," rintih ku dan menarik keluar katana yang bertengger di pinggangku. Cccrrt! Aku menenggerkan katana ke pinggang ku, lalu menggantung tubuh bagian atas melly di dapur ibunya. Dan pinggangnya ku selip kan di sela-sela lemari dikamar nya. Tak lama kemudian terdengar suara bass yang muncul dari balik tembok dan tampaknya ingin bernegosiasi dengan ku. "Perihal apa yang membuat mu membunuh orang yang kau cintai?" ujarnya. "Orang-orang pun membenci yang ia cinta!" bentak ku dan sedikit menghela nafas. •••• Mengapa Lias membunuh calon pengantinnya itu? Ayo! Ikuti alur ceritanya. Konten ini berujung 18+ Jangan formal. Enjoy aja.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ICE BOY (SUDAH TERBIT)
  • Elio's Obsession [END]
  • Queen And Her Devil Boy {Completed)
  • Be Yours
  • Killer's (Completed)
  • Fight Together {On Going}
  • KENNARD - Living with the Bad Boy
  • Sweet But a Little Psycho (COMPLETED✔)
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)
  • Psychopat [SELESAI]

ICE BOY SUDAH TERBIT DAN ADA DI SELURUH GRAMEDIA Unpublik ya critanya. Part bnyk yg di apus. "Lo udah sayang belum sama gue?" tandas Lea membuat Aldi terkejut. Karena Aldi diam saja Lea pun memilih mengalah. Sudah dikatakan bukan tidak ada ruang untuk dirinya dihati kecil Aldi. Memang benar. Tidak ada ruang sedikitpun untuk dirinya dihati kecil Aldi. "Yaudah kalo lo belum sayang sama gue sekarang, besok gue tanya lagi deh. Siapa tau lo kerasukan jin tomang terus lo ngomong sayang lea, ah senangnya" ucap lea yang membuat aldi melongo mendengarnya. "Lo gila ya?" ucap aldi heran dengan tingkah perempuan didepannya ini. Tadi lea berbicara bijak dan sekarang lihat lah otak lea mulai kembali gesrek. "Gila Karena lo!" jawab lea sambil tersenyum lebar. "Lo sinting!" ucap aldi membuat lea mengedikan bahunya tak peduli. "Sinting karena lo" jawab lea santai lalu lea berjalan meninggalkan aldi. Ini menceritakan tentang Lea yang giat berjuang untuk mencairkan dinginnya hati Aldi yang tidak dapat disentuh. Bagi Lea makian dan bullyan adalah hal yang sudah sangat biasa diterimanya. Bahkan urat malunya sudah putus, yang ada dibenaknya adalah 'Aldi milik Lea'.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido