Sweet Dreams, Darling. [selesai]

Sweet Dreams, Darling. [selesai]

  • WpView
    Membaca 5,209
  • WpVote
    Vote 683
  • WpPart
    Bab 35
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Jum, Sep 6, 2024
Judul sebelumnya, the violinist: sagara Gadis kecil dengan jepitan rambut bunga matahari yang ditemuinya di atap rumah sakit, selalu membayangi Sagara. Pengaruhnya sangat besar bagi hidup Sagara. Dan biola, hanya alunannya yang membuat Sagara tetap hidup. Pura-pura pacaran dengan gadis bawel yang takut dengan ayam, ternyata membuat hidup Sagara kembali tertawa. Iya, hanya berpura-pura, tetapi dengan rasa yang tersimpan di salah satu hati. Semua karena waktu, semilir rasa yang tadinya hanya singgah menjadi bertakhta. Mengambil alih perasaan si gadis sepenuhnya. Membuat fokus dunianya hingga hanya tertuju kepada Sagara. Beberapa kali, gadis itu ragu, sifat Sagara selalu berubah. Apakah pemain biola itu juga menyukainya, atau tidak? Senja kala itu, Sagara berujar yang hanya didengar oleh langit dan Tuhan. "Semoga, jatuh hatiku tidak berujung rindu yang bertepuk sebelah tangan, Sagara." -Binar Wanodya. "Kamu bikin aku bilang makasih berkali-kali ke Tuhan, Nar." Cover by: pinterest-enhypen Jake.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#462
patahhati
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Tubby, I Love You! (Selesai)
  • The Last Birthday With You
  • Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓
  • SAGA [On Going]
  • Savero Archandra || Haechan || END
  • Skema Nestapa [Selesai]✓
  • Senja
  • Alkara ( Terbit)
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • "Sebenarnya Apa Yang Kau Harapkan Dari Takdir?"  [END]

"Jikalau tubuh yang terlihat jauh dari kata sempurna, maka hati yang ku rasa sangat dekat dengan kata luar biasa." -Jodhi Saga Ginanjar Prawira. "Tidak ada yang bisa aku sombongkan, tetapi tidak semua harus aku sesalkan." - Tara Aponi Beatrice * * * Tubuh berukuran gemuk yang menyebabkan Tara terjerembab derita dunia. Gadis itu diperlakukan berbeda oleh sekitarnya seakan dia satu-satunya makhluk dengan kekurangan. Tapi, apakah pantas obesitas disebut sebagai kutukan? Beruntungnya Tuhan masih menganugerahkan sekeping hati yang lembut kepada tubuh melar itu. Dirinya dalam kesabaran tidak pernah menimbun dendam orang-orang yang telah menghinanya. Senyum simpul manis yang menjadi topeng kuatnya didepan umum tidak pernah terlepas, namun hatinya menganga lebar diterjang sakit hati. Tara sempat ragu bisa mendapatkan cinta dalam hidupnya, namun Jodhi yang dunia ragukan indera penglihatannya memberikan seberkas sinar kepercayaan dalam hatinya. Tara sendiri tidak percaya jika Jodhi yang parasnya hampir sempurna dan merupakan idaman gadis ideal diluar sana bersikukuh mengikatnya dengan hubungan sepasang kekasih. Akankah hubungan mereka berjalan menuju kebahagiaan selamanya ataukah goyah ditengah jalan karena godaan? Temani hati mulia Tara menemui arti setia! |||||| || | ||||| | Cerita ini hanya fiktif belaka yang murni imajinasi dari author! Dilarang keras untuk memplagiat!!! Jika terdapat kesamaan beberapa unsur dengan cerita ataupun kehidupan nyata kalian, itu merupakan ketidaksengajaan! Cerita ini bertujuan untuk menghibur dan tidak berniat menjatuhkan atau merugikan pihak manapun. Cover by Juazahra.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan