Berteman Dengan Mimpi [COMPLETED]

Berteman Dengan Mimpi [COMPLETED]

  • WpView
    LECTURAS 72
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 16
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, jul 6, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Aku bukan seorang yang beruntung seperti kebanyakan orang, memiliki teman hanya sekedar impian bagiku. Bagi banyak orang, aku hanyalah seorang yang tak ada apa-apanya, aku hanya seorang yatim piatu yang dibesarkan oleh seorang nenek yang sudah tua. Hidup dengan kesederhanaan dan tak ada yang bisa dibanggakan. Hanya sebuah prestasi tapi itupun tak cukup untuk membuatku bisa memiliki seorang teman. Hingga seorang pria menawarkan diri untuk menjadi sahabatku, seorang yang memiliki segalanya tapi tidak menyukai hal itu, berkebalikan dari keinginanku. Suatu hari sepulang sekolah, mereka mendatangiku dan menarik tas ku hingga buku-buku didalam tas berserakan. Hujaman demi hujaman kuterima, membuat seluruh tubuhku tak berdaya. Aku tidak tau apa yang mereka mau, yang aku tau hanya nasibku tak seberuntung kalian.
Todos los derechos reservados
#244
insecure
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • A true friend? || Balas Dendam?
  • Dialog Senja Lara
  • YUKI ( yang mereka tertawakan )
  • DEARA (END)
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • NAVILLERA
  • Allo
  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)

Suamiku tidak mencintaiku, saudari seayah beda ibuku ternyata seekor ular beracun, dan hidupku tidak baik-baik saja. Bahkan suami antagonis dalam sinetron murahan pun jauh lebih baik daripada suamiku yang membuatku sakit, sekarat, lalu mati. Benar-benar kurang ajar! Barangkali semesta menaruh simpati terhadapku hingga memberiku kesempatan kedua. Aku kembali ke masa sebelum terjerat pernikahan konyol dengan mertua yang sifatnya mengalahkan ibu tiri dalam serial picisan. Mengejar cinta suamiku? Humph! Mimpi! Aku tidak peduli dengan keluarga maupun suamiku. Kuputuskan meninggalkan mereka, menyepi ke pinggiran kota, dan membangun kehidupan baru yang ideal bagi orang sepertiku. Namun, memang dasar setan! Mereka masih saja mengganggu dan berharap aku akan bersedia mengorbankan kebahagiaanku demi sesuap kasih sayang semu! Sialan! Jambu! Beri aku ibu peri! Sekarang! "Mau jadi menantuku, Sayang?" Tetanggaku, seorang nenek mencurigakan yang mungkin saja penyihir, menawarkan cucunya kepadaku. Memangnya apa yang bisa kulakukan? Tentu saja menerima pernikahan tersebut! Dengan begitu mantan suami dan mantan keluarga yang berengsek itu takkan bisa menyentuhku. Jenius! "Sayang, yuhuuuuu! Aku datang!"

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido