Berteman Dengan Mimpi [COMPLETED]

Berteman Dengan Mimpi [COMPLETED]

  • WpView
    Reads 64
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 6, 2020
Aku bukan seorang yang beruntung seperti kebanyakan orang, memiliki teman hanya sekedar impian bagiku. Bagi banyak orang, aku hanyalah seorang yang tak ada apa-apanya, aku hanya seorang yatim piatu yang dibesarkan oleh seorang nenek yang sudah tua. Hidup dengan kesederhanaan dan tak ada yang bisa dibanggakan. Hanya sebuah prestasi tapi itupun tak cukup untuk membuatku bisa memiliki seorang teman. Hingga seorang pria menawarkan diri untuk menjadi sahabatku, seorang yang memiliki segalanya tapi tidak menyukai hal itu, berkebalikan dari keinginanku. Suatu hari sepulang sekolah, mereka mendatangiku dan menarik tas ku hingga buku-buku didalam tas berserakan. Hujaman demi hujaman kuterima, membuat seluruh tubuhku tak berdaya. Aku tidak tau apa yang mereka mau, yang aku tau hanya nasibku tak seberuntung kalian.
All Rights Reserved
#199
ceritaremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUGAR SUGAR LOVE (TAMAT)
  • 𝓑ehind the rain
  • Mamaku Mantan Antagonis (Tamat)
  • Layung
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • BYE, MANTAN! (TAMAT)
  • ALZEA (TERBIT)
  • Allena
  • TARGETNYA SALAH (TAMAT)
  • DEARA (END)

Seorang pendengki, pemarah, dan tidak tahu diri. Itulah diriku pada kehidupan pertama. Lantas pada kehidupan kedua aku belajar dari pengalaman: berhenti iri terhadap kehidupan orang lain, berusaha menerima segalanya dengan sudut pandang baru, bersekolah, lulus dengan nilai memuaskan, dan menjadi wartawan. Akan tetapi, ketika kehidupan membaik roda nasib justru menggilasku. Sekali lagi mencicipi dinginnya maut. Kupikir akan terlempar ke dimensi lain dan menjalani kehidupan baru. Namun, salah! Aku kembali ke kehidupan awalku sebagai Nana, putri adopsi keluarga Austen. Sialan! Eh tunggu dulu. Sepertinya aku baru menciptakan sedikit kerusuhan-ahahaha! Oke, saatnya mengumpulkan uang. Tidak ada salahnya meninggalkan keluarga Austen sebelum pemuja Joana, putri kandung keluarga Austen, membunuhku. Persetan dengan mereka semua. Masa bodoh dengan para nona kaya yang ingin menyingkirkan Joana. Aku muak! Sudah saatnya memikirkan diri sendiri (dengan cara sehat) dan ucapkan perpisahan. √ Berhenti mengejar cowok yang tidak mau membalas cintaku. √ Mengumpulkan uang. √ Saatnya menikmati mode pengangguran makmur. Selamat tinggal kemelaratan, rendah diri, dan masalah hidup! Aku mau jadi cewek bahagia! Bye!

More details
WpActionLinkContent Guidelines