AIS-ARI (TERBIT)

AIS-ARI (TERBIT)

  • WpView
    Reads 3,209
  • WpVote
    Votes 231
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 1, 2021
●●● "Gue berfikir kalaupun gue cerita, apa dia akan percaya?yang ada gue bisa dituntut pencemaran nama baik. Gue gak punya saksi, trus bukti kuat apa yang harus gue kasihin ke dia? sengotot apapun jelas gue berada di pihak yang lemah. Jadi gue memilih untuk menjalani hidup gue tanpa harus terlibat urusan lagi dengan dia" - Mungkin alasannya terkesan bodoh, naif, pasrah dan lemah. Tapi pada waktu itu, ia merasa sudah melakukan keputusan yang paling tepat untuk dirinya. -- Yumna hanya ingin menjalani kehidupan yang baru. Mengubur dalam - dalam impiannya, meninggalkan orang - orang dari masa lalunya. Melangkah tegak ke depan tanpa menoleh lagi. Namun ketika Yumna telah nyaman dengan segala pencapaiannya, orang dari masa lalu itu datang. Jika kalian menjadi Yumna, apa yang akan kalian lakukan? ---- "Jangan terlalu bergantung kepada orang lain, karena bayanganmu sendiri saja dapat meninggalkanmu saat kamu ada di kegelapan" - unknow Love Agisty Puteri •••••••••• Yuk keep versi novelnya! Tersedia dan siap kirim untuk seluruh Indonesia. Di @Lokamediacabriau
All Rights Reserved
#2
keinara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sang Pemangku Kegagalan | ✔
  • Perfect uncle ✓
  • 𝗗𝗮𝗿𝘂𝗻𝗮
  • You, Hope, and Memories
  • Semesta Angkasa | Teenlit ✔
  • Nabila & Kelvin After Merried (END)
  • My Bride 2 (Tamat)
  • Luka Hati Yumna (END)
  • (R-18) Hinata Harem Series - Extra Love for Hinata Shoyo!
  • A Memory of You

[Chapter lengkap] [17+] Bijaklah memilih bacaan. Yumna dan Yusra, kembar identik, tapi beda frekuensi. Jika Yusra adalah lambang keberuntungan, Yumna mungkin sebaliknya. Intinya satu, mereka rival. _ Siapa bilang usaha tidak akan mengkhianati hasil? Omong kosong! Yumna telah membuktikan, betapa kegigihan tak berdaya di hadapan orang-orang berbakat. Dia kehilangan harapan. Doa selepas salat telah lama ditinggalkan. Berhenti adalah kewajiban. Yumna terlalu banyak menghadapi tuntutan. Di sisi lain, tak seorang pun menyadari kerapuhannya. Orang tua, saudara, tetangga, bahkan lelaki yang mengaku tertarik kepadanya. Di tengah keputusasaan, Yumna mati-matian bertahan. Hingga pada suatu titik, dia mulai bertanya-tanya, Mungkinkah kematian merupakan satu-satunya solusi? 📌 Cerita ini sudah tamat, namun aku akan SANGAT berterima kasih jika kalian tetap mengapresiasi :) Start: 10 Juni 2020 Finish: 13 April 2021 -Cerita ini hanya fiktif belaka-

More details
WpActionLinkContent Guidelines