Story cover for Breathe by kii_tan
Breathe
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Jun 29, 2020
"Not all ending are sad ending. It's your choice to be happy or sad with it."
Tidak semua hal berakhir dengan menyedihkan. Itu semua adalah pilihanmu untuk menerima akhiran itu dan melanjutkan hidup dengan bahagia atau tetap menjadikannya sebagai akhiran yang menyedihkan.
-Yuki Tanaka-

Ini kisah Kiara, keluarganya serta orang-orang disekitarnya.

Kiara Januar, penulis muda nan sukses yang berumur 22 tahun. Ia dikagumi oleh orang-orang karena selain sukses diumur yang terbilang masih sangat muda, ia juga cantik, pintar, dan ceria. 

Semua orang ingin memiliki hidup sepertinya. Tetapi tidak semua orang tahu bahwa dulunya penulis yang satu ini pernah mengalami masa-masa yang kelam dalam hidupnya. Hidup dimana kala itu Ia sering menyakiti dan berniat membunuh dirinya sendiri, hidup dimana ia ditinggalkan oleh orang yang disayanginya, hidup dimana ia tidak benar-benar merasa hidup.

Ia selalu bertanya terhadap dirinya sendiri "Mengapa aku harus hidup?Untuk apa aku sebenarnya hidup?Aku bahkan tidak benar-benar hidup dan bernapas, juga tidak dapat menceritakan masalah hidupku dengan bebas kepada orang lain karena memang tidak semua orang peduli dan mengerti serta tidak semua orang ingin mendengarkan terkadang mereka hanya penasaran dan butuh bahan cerita untuk diceritakan terhadap orang lain." Semua pikiran-pikiran negatif itu selalu ada dan berkumpul dalam kepalanya Kiara.


Sedari dulu, yang diinginkan oleh Kiara hanyalah benar-benar merasa hidup dan bernapas sebagaimana orang-orang hidup pada umumnya.
 

|Breathe
|The Story about Kiara
|copyright © 2020 by @kii_tan
|ditulis mulai 29 Juni 2020



CERITA INI IDE SENDIRI!!
TOLONG JANGAN ADA YANG PLAGIAT!! TERIMA KASIH:)
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add Breathe to your library and receive updates
or
#19teenfiction2020
Content Guidelines
You may also like
Become an Extra or Main Character [END] by abcde_zzZZ
36 parts Complete
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
Egois (Clara) END✔ by Wahyuli010
29 parts Complete
TAHAP REVISI! MENGANDUNG KATA-KATA KASAR💯 Oleh sebab itu, padailah dalam memilah bacaan✔ ------------------------------------------------ Saat aku ingin bahagia,kenapa dia selalu merebutnya? Merebut segalanya dariku. Aku juga ingin bahagia,ingin merasakan semua itu. Bukankah semua orang berhak bahagia? Saat aku berjalan keluar kamarku,kenapa hati ini terasa semakin sakit. Melihat kebahagiaan yang bahkan belum pernah ku dapatkan. Senyum dan tawa yang terhias di wajahnya membuatku iri,cemburu dengan semua itu. Kenapa aku tidak memiliki kekuatan untuk mengeluarkan semua keluh kesah ku yang ada di hatiku ini? Kenapa?. Tuhan dimana kah keadilanmu, aku juga ingin merasakan kasih sayang itu. 'Ayah ibu andai kalian tahu aku sekarang lagi sakit. Aku berjuang untuk sembuh agar bisa melihat kalian bahagia. Tapi malah kalian kembali memberiku rasa sakit. Aku berjuang melawannya sendiri berharap kalian bisa mendukungku. Tapi malah membuatku putus asa'. Cinta? Cinta merupakan sebuah anugerah yang di berikan tuhan kepada setiap insan. Tapi, bagaimana jika cinta ini membuat jalan takdir menjadi semakin rumit, mencintai dan di cintai tapi belum tentu tersatukan. Ikuti terus alur cerita Egois (Clara)😊 #1 brokem home (16, februari 2021) # 1 brokemheart (16, feb 2021) # 22 Tired (15, feb 2021) #18 Tired (24, Maret 2021) #15 Helena (16, feb 2021) # 2 Tired (01-11-22) #noplagiat(hasil pemikiran sendiri)❌ #no copas❌ #klau suka silakan dibaca klau gak suka tdk jdi masalah:) #4/12/20 #End 12/01/21
You may also like
Slide 1 of 10
Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN) cover
INSECURE [SUDAH TERBIT] cover
Duka Devara cover
Skaya & the Big Boss ✓ cover
Rewrite My Heart 2 [TERSEDIA DI GRAMEDIA] cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
Kalaya [END] cover
CHIARA (Completed)✅✔ cover
Egois (Clara) END✔ cover
FIZYA cover

Gadis Tteokbokki & Cowok Mochaccino (DITERBITKAN)

14 parts Complete

SEGERA DITERBITKAN Sebenarnya ini adalah idenya Liaa. Entah apa yang merasuki otaknya kali ini, sehingga memintaku untuk menulis. Aku tidak pandai merangkai kata-kata, apalagi menyelesaikan suatu cerita. Tidak seperti Liaa yang sangat menikmati saat-saat merangkai setiap paragraf dalam mengembangkan idenya. Bersenandika, mengolah diksi, menulis berbagai tema, dan menuntut pancaindra agar lebih peka. Bila satu paragraf saja membuatku termenung berlama-lama, apalagi satu novel yang sampai beratus-ratus halaman tebalnya. Aku bisa gila, Liaa. Namun, gadisku yang cerewet dan berambisi besar itu pasti akan memprotes, "Kamu pasti bisa, kok, jangan pesimis, deh! Belum apa-apa udah ngeluh. Nulis itu gampang, cuma kamunya aja yang gak mau usaha!" Begitulah Liaa, dia 'illfeel' dengan orang yang angkat tangan sebelum berjuang. Alih-alih memotivasi, malah muncrat juga omelannya. "Iya, Liaa. Jangan ngambek, aku cium, nih!" Ancamanku membuat pipinya seketika memerah bak kepiting rebus. Aku sangat buruk dalam mengembangkan ide cerita. Jauh dibanding Liaa yang bisa menyelesaikan dua novel sekaligus. Ya, novel-novel itu adalah kisah kami yang dia tulis. Tugasku cukup diam dan jangan membuatnya marah. Jika tidak, Liaa akan berhenti menulis dan mengomel seperti ibu-ibu kostan. Karena sejatinya waktu terbaik untuk menulis adalah 'mood' yang baik.