Seven Elites from High School

Seven Elites from High School

  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 30, 2020
WpInfo
Fiction
Science Fiction
_Seven Elites from High School_. Dana yang mewarisi ahli politik, Gunawan dengan kemampuannya sebagai pedagang, Nida yang mewarisi ilmuwan, Devina sebagai keturunan ahli seni bela diri, Melina mewarisi ilmu arsitek, Ananda dengan kemampuan IT nya, dan Darga Wijaya ahli peniru. 7 orang dengan kemampuan berbeda ini, disatukan di sekolah ''Darma Pusaka''. Seperti apa kehidupan mereka berjalan dengan keahlian yang mereka punya? Apa impian mereka? Dan bisakah 7 orang yang sungguh berbeda ini ada di tempat yang sama?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dharma Sang Widya
  • DUKA CITA
  • Vigilant Collegium Elite High School
  • Victorious secret [ TERBIT ]
  • TARTARUS (END)
  • Respice Me
  • DEATH CODE

"Saya rasa, tak semua orang harus menguasai semua pelajaran. Tak seharusnya seekor ikan dilatih untuk memanjat pohon, dan berkicau bak seekor burung," ucap seorang siswi di ruang kepala sekolah Widya Dharma, sosok gadis rupawan, nan jenius. Pendiriannya yang selalu teguh, disandingkan dengan tingkat optimisme yang tinggi. Ia yakin, sistem pendidikan di Indonesia sudah seharusnya tak lagi menganut sistem pendidikan pada zaman kolonial, maka sistem ini sudah harus sirna dari tempat ia menuntut ilmu. Widya telah menyusun ribuan siasat bersama teman-temannya, untuk terjun ke dalam jurang perjuangan penuh jerih payah ini. Ia optimis, bahwa ia akan mendapat lampu hijau untuk menciptakan pembaharuan untuk Indonesia, dan melukis sejarah baru. Naas, ledakan angka penyebaran virus COVID-19 mengharuskannya untuk menjadi seorang introvert. Ia sangat menentang hempasan takdir ini. Namun apa daya, daun penopang optimisme Widya mulai mengering, dan hanya tinggal menyambut kedatangan takdir.

More details
WpActionLinkContent Guidelines