(fan)Fiction

(fan)Fiction

  • WpView
    Lecturas 914
  • WpVote
    Votos 90
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContenido adultoContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, jun 30, 2020
WpInfo
Fanfic
Nobi Nobita dulunya adalah seorang murid pemalas, oleh karena itu cucu dari masa depannya mengirimkan Doraemon untuk membantunya agar kehidupannya bisa berubah. Setidaknya itu adalah ingatan yang ada dalam kepalanya. Tapi setelah ia terbangun dari koma panjangnya, orang tuanya mengatakan tak pernah ada yang namanya Doraemon. Mereka pun juga sudah pindah ke Korea Selatan untuk pengobatan Nobita. Nobita memang tak lagi malas, tapi dia berubah menjadi anak yang pendiam dan susah bergaul. Bukan karena terkendala bahasa, tapi karena ia takut ditinggalkan lagi oleh sahabatnya. Dia bahkan tak tahu ini semua nyata atau tidak. Di semester pertamanya kuliah, teman-teman Nobita dari masa kecilnya kembali muncul. Dari yang suka membullynya, sampai rival cinta monyetnya. Tapi tunggu, ada yang aneh. Kenapa sekarang mereka malah blak-blakan bilang ingin berkencan dengannya? Apa ini pembullyan bentuk baru? warning: it's boyslove, babe~ artinya cerita cowok suka cowok,, ini Doraemon versiku ya aku kepincut sama Hanbin dengan kacamata buletnya yg unyu banget kek Nobita 😂😂 kalau ga suka, ga usah baca, key?
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Abah Dosen [COMPLETED] | TAMAT
  •  PAMIT [Hoonsuk]✔
  • FAN-SIGN | Hwanshi ✔
  • Can You Love Me? | SEOHO | END
  • Spring Day
  • STUPID FIGHT
  • Fermentasi Rasa [BL] ✓

(Sudah tamat, kayak hubungan lu ama dia v:) Coba buka ratingnya! BUKA JUGA NOVEL AKU YANG BARU DI AKUNKU ^3^ SINOPSIS : Gue, tidak pernah mengalami cinta monyet. Karena gue tahu, gue masih berstatus MANUSIA. Tapi kalau cinta manusia, ya, gue juga tidak pernah mengalami atau tahu artinya apa. Bahkan mungkin, gue tidak pernah berpikiran untuk menjalaninya. Karena kalau udah jalan, lari, entar balap karung. Tapi, pertanyaan 'kapan punya pacar' itu, terus menampar gue setiap saat. Karenanya, wajah mengenaskan bekas tamparan gue ini, langsung menarik perhatian satu manusia di tempat gue melanjutkan studi. Seorang pria datang tanpa Assalamualaikum ke dalam hidup gue. Alhasil, gue yang tidak menjawabnya dengan Waalaikumsalam itu, harus kebingungan. Dia berhasil mengubah hidup gue seolah sebuah tompel yang menempel pada wajah. Dia berhasil membuat pikiran gue kalut, karena hanya dia yang tahu kalau gue jomlo akut. Dan dia yang berhasil membuat gue mulai mencari tahu arti cinta, karena pikiran gue terus dipenuhi oleh satu kata. Apalagi kalau bukan, namanya. PERHATIAN : Selain saya butuh perhatian, bila ada persamaan tokoh, watak, alur, dan latar cerita itu bukan unsur kesengajaan. Novel ini asli pemikiran saya. Jika ada kesamaan dengan novel ini, itu bukan plagiatisme. Mungkin, kita jodoh atau besan yang tertunda. Plagiat tidak diperbolehkan, otak kita berbeda.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido