GERO
  • WpView
    Reads 12
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Aug 20, 2020
"Gua sama lo ga akan pernah bersatu sampai kapan pun itu." Gero menjambak rambutnya frustasi. " KNAPA LO BILANG GTU SYA?? KNAPA?." Vanesya mendongak an kepala dengan terisakan kecil. "Tuhan kita beda ro" "Tapi cinta kita sama sya. Sampai kapan pun lo akan tetep jadi milik gua." ujar gero sambil mendekap tubuh gadisnya dengan pnuh kelembutan.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Selamat tinggal
  • My husband is my enemy
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • My Boyfriend Is Playboy
  • Arti Sebuah Rasa [ THE END ]
  • Destiny said. {BERSAMBUNG}
  • If I Don't Hurt You (END)
  • ASTER
  • The Other Side [Telah Difilmkan & Diterbitkan]
  • Tentang Rindu [Sudah Diterbitkan]

Alvano bersandar ke belakang, lalu nyeletuk pelan, "Sayang... kamu beneran mau ramyeon meokgo gallae?" Kaluna spontan menoleh cepat, matanya melebar. "Hah?! Van... kamu-itu..." Alvano langsung ketawa ngakak lihat ekspresi Kaluna yang gelagapan. "Eh enggak! Maksud aku bukan yang itu!" Kaluna buru-buru membela diri, mukanya merah. "Tapi tadi kamu yang bilang duluan," goda Alvano sambil nyengir, mendekat sedikit.

More details
WpActionLinkContent Guidelines